Jagung merupakan biji-bijian yang mengandung karbohidrat. Tanaman ini berasal dari Amerika dan menyebar ke Afrika dan Asia. Di indonesia jagung merupakan sumber karbohirat setelah beras. Bahkan di daerah Madura jagung merupakan makanan pokok. Artikel ini akan membahas cara menanam jagung agar berbuah besar dan ulasanya.

Cara Menanam Jagung agar Berbuah Besar

1. Pemilihan Benih

Tahap pertama untuk cara memperbesar tongkol jagung adalah pemilihan bibit benih yang baik. Saran saya sebaiknya jangan  menggunakan benih hasil panen karena itu lebih beresiko.

Para petani terdahulu sering menggunakan benih hasil panen sendiri karena jagung terdahulu berbeda dengan jagung pada sekarang ini.

Jagung sekarang ini sudah mengalami berbagai metode yang berkaitan dengan bahan-bahan kimia. Sehingga hasil regenarasi benih jagung jika di tanam lagi tidak akan sama atau bisa menghasilkan hasil panen yang berkualitas.

Terkadang tinggi tanaman tidak akan beragan membuat hasil panen tidak busa maksimal. Sebaiknya bila kita ingin menanam jagung gunakan benih hibrida yang bisa didapatkan di toko pertanian terdekat dengan kemasan yang baik.

Sekarang ini sudah banyak pabrik-pabrik yang membuat benih jagung berkualitas yang bisa kita dapatkan, dengan menggunakan benih tersebut minimal  kita sudah meminimalalisir 1 kegagalan dalam penanaman jagung tersebut.

Penanaman jagung tidak perlu penyemaian apabila sudah mendapatkan benih kita bisa menaburkan kelahan saat lahan sudah siap untuk ditanami.

2. Persiapan Lahan

Tahap untuk cara memperbesar tongkol jagung yang kedua adalah persiapan lahan. Lahan yang baik untuk menanam jagung sebaiknya di lakukan pembajakan agar proses pertumbuhan jagung juga baik.

Proses pembajakan sangat penting di lakukan selain bermanfaat untuk mengemburkan tanaman proses pembajakan juga bisa menghilang kan gulma seperti rumput yang tumbuh di lahan.

Ketika proses pembajakan di lakukan rumput akan terbalik tertimbun tanah sehingga rumput akan mati dan tanah yang tadinya sudah mulai mengeras akibat proses menanam sebelumnya akan gembur lagi dan baik untuk di tanami kembali.

3. Penaburan Pupuk

Setelah proses pembajakan selesai sebaiknya melakukan langkah selanjutnya untuk persiapan. Lahan ini di lakukan penaburan pupuk kohe atau kotoran hewan bisa dari kohe kambing, sapi, ayam dan lain sebagainya.

Penaburan kohe dilakukan seminggu sebelum proses penanaman dan satu hari setelah proses pembajakan atau bisa bersamaan setelah proses pembajakan selesai di lakukan.

Penaburan ini penting di lakukan ini karena sebagian lahan akan mengalami penurunan kadar kesuburan akibat penanaman sebelumnya.

Dan juga pemakaian pupuk kimia membuat tanah akan menjadi rusak sehingga dengan melakukan penebaran kohe kembali diharapkan.

Kesuburan tanah akan kembali seperti semula, walaupun tidak baik seperti semula paling tidak bisa menambah sedikit unsur kesuburan tanah dan tanah bisa digunakan untuk menanam agar mendapatkan jagung bertongkol besar.

4. Penanaman Benih Jagung

Untuk penaman benih agar jagung bertongkol besar sebaiknya di lakukan pada pagi hari dengan cuaca sedang sedang dan  tidak turun hujan dan tidak terlalu panas.

Artinya pada saat itu tanah masih terlihat lembab dan tidak basah ketika hal itu sampai terjadi lakukan proses penanaman secepat mungkin.

Penanaman benih bisa dilakukan dengan cara pembuatan kubang dengan menggunakan kayu dengan diameter 6 cm berbentuk tongkat atau bambu yang di lancipkan pada bagian bawah.

Yang berfungsi untuk membuat lubang, dalam bahasa jawa sering di sebut dengan menajuk. Buat jarak tanam agar jagung dapat bertumbuh dengan baik.

Buat lubang dengan kedalaman lebih kurang 7 cm berjarak lubang ke lubang yang lain sekitar 30 cm agar saat jagung tumbuh zat hara dalam tanah tidak saling berebut.

Setelah lubang dibuat masukkan benih jagung tersebut ke dalam lubang kemudian tutuplah kembali benih tersebut dengan menggunakan tanah setelah di masukkan ke lubang tersebut.

5. Pemeliharaan

Proses terakhir sebelum panen untuk cara memperbesar tongkol jagung adalah pemeliharaan. Dalam proses pemeliharaan jagung,hal yang sering di lakukan adalah dengan melakukan penebaran pupuk ulang.

Pemupukan bisa di lakukan ketika jagung anda sudah mulai tumbuh agak besar, sekitar tinggi 30 cm, pemupukan pertama bisa di lakukan.

Pemupukan bisa kita lakukan dengan menggunakan pupuk yang mengandung unsur NPK bisa pupuk jadi atau pupuk pupuk campuran.

Namun biasanya petani lebih sering menggunakan pupuk campuran artinya pupuk masih terpisah antara N , P dan K untuk melakukan pemupukan tersebut harus disatukan terlebih dahulu baru di taburkan ke tanaman jagung.

6. Proses Panen

Proses menanam jagung manis di dataran rendah akan lebih cepat memasuki proses panen dibandingkan budidaya jagung manis di daratan tinggi.

tanaman jagung manis umumnya dipanen pada usia kisaran 60 hingga 150 hari sejak awal penanaman.

Tanaman yang mudah dibudidayakan baik pada dataran rendah maupun dataran tinggi memiliki begitu banyak manfaat untuk kesehatan tubuh anda.