Di artikel saya yang kali ini akan membahas tentang cara ternak kambing etawa yang mudah dilakukan. Untuk kalian yang belum mengetahui caranya, cocok sekali jika kalian menyimak artikel ini.

Dalam menjalankan usaha ternak peternak harus bisa merawat dengan baik dan benar agar hasilnya berkualitas.

Mari langsung saja simak di bawah ini tentang cara ternak kambing etawa.

 Cara Ternak Kambing Etawa

Jika ditinjau dari peran dan manfaatnya, kambing etawa termasuk tipe kambing dwiguna yang biasanya diternakkan untuk menghasilkan susu sekaligus daging.

Kambing etawa memiliki ciri – ciri postur tubuh yang besar, telinga panjang menggantung, bentuk muka cembung, bertanduk pendek, serta bulu pada bagian paha belakang cukup panjang.

Kambing etawa jantan akan dapat tumbuh besar dengan bobot mencapai sekitar 90 kg. Sedangkan berat untuk betina dapat mencapai sekitar 60 kg dan mampu menghasilkan susu sebanyak 3-4 liter per hari dalam masa puncak laktasi.

Di daerah Indonesia, pengembangbiakan etawa telah di mulai sudah sejak lama dengan pusat pembibitan terbesar ada di wilayah Kaligesing, Purworejo dan juga Kecamatan Gumelar, Banyumas, provinsi Jawa Tengah.

Jenis kambing ini termasuk salah satu hewan ternak unggul yang dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar bagi para pelaku usahanya. Bagaimanakah cara ternak kambing etawa yang menjanjikan? Mari langsung saja simak di bawah ini panduan atau cara beternaknya :

1.  Mengenali Jenis Kambing Etawa

Secara umum jenis kambing etawa inii hanya ada satu macam, namun berdasarkan pada kelasnya, ciri ciri fisik, dan hasil kawin silang (pembibitan), kini kambing etawa dapat digolongkan menjadi beberapa jenis, yakni Etawa Senduro, Etawa Kaligesing, dan Etawa Super.

Kambing Etawa Kaligesing

Nama kambing ini diambil dari daerah asalnya, yakni Kaligesing – Purworejo. Kambing etawa dihasilkan dari persilangan antara kambing asli India dengan kambing lokal.

Kambing ini lebih cenderung berbulu lebat dan warna putih coklat, hitam, bercak/dalmation dan belang. Jenis kambing etawa kaligesing merupakan salah satu kambing yang cukup berkualitas, yang bisa dijadikan sebagai ternak kontes dan penghasil susu.

Kambing Etawa Senduro

Jenis kambing etawa senduro merupakan hasil dari pengembangbiakan ternak yang berasal dari Lumajang, Jawa Timur, tepatnya berada di kecamatan Senduro, kawasan dekat dengan lereng gunung Merapi.

Pemberian nama Senduro tidak terlepas dari peristiwa bencana gunung berapi yang pada waktu itu melanda desa Lumajang.

Keajaiban yang terjadi pada saat itu adalah semua peternak kambing dapat selamat. Dan pada akhirnya kambing ini menjadi kesukaan para ternak dan kemudian masih terus dibudidayakan sampai saat ini. Ciri khusus kambing Senduro adalah mempunyai warna bulu putih menyeluruh pada seluruh bagian tubuh kepala dan kaki.

Kambing Etawa Super

Jenis kambing etawa super ini tellah menjadi primadona bagi para pecinta dan peserta kontes kambing. Kambing ini memiliki ciri khas bertubuh besar, mudah dipelihara dan tentunya mempunyai harga jual yang tinggi.

2. Pemilihan Bibit Indukan Unggul

Tahap awal yang harus diperhatikan ketika mulai menjalankan bisnis peternakan kambing etawa adalah pemilihan bibit (anakan atau indukan) yang berkualitas dan baik.

Kambing etawa jantan yang sudah dapat dijadikan pejantan adalah yang memiliki ciri – ciri postur punggung yang lurus, besar, tidak ada cacat fisik, serta sudah berumur lebih dari 1,5 tahun.

Sedangkan kambing betina yang bagus jika dijadikan untuk indukan memiliki ciri berkaki lurus, bentuk tubuh proporsioal, bersikap jinak, memiliki jumlah puting lengkap dan jika diraba terasa agak kenyal, serta kambing bebas dari serangan penyakit.

Dalam pemilihan bibit yang unggul, cara terbaik adalah dengan mengetahui silsilah keturunannya.

3. Persiapan Lokasi Untuk Kandang Ternak

Sebelum memulai menjalankan usaha ternak ada beberapa hal yang harus diperhtikan. Salah satunya adalah lingkungan lokasi untuk kandang.

Jangan sampai kita mendirikn kandang kambing di tengah lingkungan perumahan yang padat. Karena hal itu akan sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Maka dari itu sebaiknya lokasi peternakan berada jauh dari perumahan. Jika anda memiliki tempat yang cukup luas, maka tempat peternakan kambing memerlukan sirkulasi udara yang cukup untuk udara dan matahari.

Kandang berfungsi sebagai tempat tinggal kambing, melindungi dari ancaman pemangsa, serta perubahan. Pmbuatan kandang ini pun menjadi salah satu hal yang akan menentukan tingkat keberhasilan dalam sebuah usaha peternakan kambing.

Kandang yang memiliki sanitasi kesehatan yang baik termasuk salah satu faktor keberhasilan bisnis peternakan yang kita lakukan. Dalam pembuatan kandang untuk kambing etawa sebenarnya tidak jauh beda dengan jenis kambing yang lainnya.

Sebaiknya kandang kambing terbuat dari bahan yang kuat serta murah, cukup lubang ventilasi, tempat makanan yang mudah dijangkau, memiliki alur sirkulasi kotoran dan dijangkau oleh sinar matahari untuk mengurangi kondisi kandang yang lembab.

Oleh karena itu, dalam pembuatan kandang kambing, bentuk dan model yang dipakai adalah menyerupai rumah panggung yang alasnya terbuat dari papan kayu, dimana tinggi alas kandang dari tanah sekitar 0,5 meter.

4. Pemeliharaan dan Perawatan Kesehatan Ternak Kambing

Untuk perawatan kambing etawa agar tetap tumbuh sehat dan baik sebenarnya tidak jauh berbeda dengan ternak kaki empat lainnya. Hal yang paling utama untuk dilakukan adalah sanitasi kandang yang rutin.

Kandang yang bersih dan nyaman akan berpengaruh langsung juga terhadap pertumbuhan dan kesehatan ternak kambing. Salah satu kesalahan yang banyak dilakukan oleh para peternak pemula adalah tidak memberikan makanan yang bervariasi, hanya monoton berupa pakan hijau saja.

Selain itu, banyak peternak yang berpikir bahwa dengan memberikan makan secara terus menerus dan banyak akan membuat ternak kambing menjadi cepat tumbuh besar.

Padahal, pemberian pakan yang terus menerus juga tidak terlalu baik, karena kambing etawa itu adalah golongan hewan yang memamah biak. Jika kita berikan pakan secara terus menerus di tempat pakan, maka kambing etawa cenderung akan memakan terus pakan yang tersedia.

Hal ini membuat proses pemamah biak akan menjadi lebih sedikit, padahal pengambilan nutrisi yang dibutuhkan oleh ternak kambing etawa adalah saat mereka memamah biak.

Jadi, jika anda terus menerus menyediakan pakan di tempat makannya, dapat mengakibatkan kecenderungan membuat kambing menjadi buncit akan tetapi tidak gemuk.

Dalam pemeliharaan dan perawatan kambing etawa, hal yang juga perlu anda ketahui adalah pengenalan beragam penyakit yang sering menyerang ternak.

Penyakit yang biasa menyerang  kambing pada umumnya adalah cacingan, kudis (scabies), kembung perut (bloat), paru – paru (pneumonia), orf, dan koksidiosis.

Jika ada salah satu kambing yang terkena penyakit maka sebaiknya segera pisahkan dengan kambing yang sehat. Hal ini untuk menghindari menullarnay penyakit itu. Dan jangan lupa segera lakukan pengobatan sampai kambing benar – benar sembuh.

Sekian artikel yang dapat saya tulis tentang cara ternak kambing etawa. Anda juga dapat  memelajari tentang Pakan Kambing Fermentasi Kering Yang Mudah Dibuat.