Di artikel saya kali ini akan membahas tentang jenis pupuk rumput gajah mini yang bagus untuk pertumbuhannya.

Untuk kalian yang mempunyai tanamn rumput gajah mini pastinye menginginkan agar pertumbuhannya bagus kan? Pertumbuhan yang baik akan ditentukan dengan bagaimana cara perawatannya loh. Salah sat perawatan yang penting yaitu pemberin pupuk yang cocok.

Nah, mari langsung saja kita bahas tentang jenis pupuk rumput gajah mini yang bagus untuk pertumbuhannya.

Jenis Pupuk Yang Cocok Untuk Rumput Gajah Mini

Gajah mini merupakan salah satu jenis rumput berkarakter  memipih yaitu bertumbuh dengan memanjangkan daunnya kesamping. Sehingga ia tidak dapat menyemak seperti dengan rumput jepang.

Rumput ini memang cocok sekali jika digunakan untuk menutupi permukaan tanah halaman. Meski demikian rumput ini bukan dipergunkan di lapangan olahraga karena permukaan daunnya cukup licin apalagi ketika pada saat pagi hari saat terkena embun.

Agar rumput tumbuh secara optimal, selain disiram kita juga perlu memberikan pupuk. Pupuk yang akan digunakan ini akan bervariasi sesuai dengan fase perkembangan pada tanaman rumput gajah mini. Berikut adalah jenis pupuk rumput gajah mini :

1. Pupuk Dasar Organik

Untuk penanaman rumput gajah mini ini agak mirip dengan menanam padi yang butuh pola dan jarak yang teratur. Pertama – perama yang harus kita lakukan adalah mencungkil tanah yang akan ditanami rumput gajah mini. Buat lubang kecil lalu diberi pupuk dasar berupa pupuk organik yang sudah disediakan.

Pupuk organik yang diiigunakan adalah yang akan menjadi makanan utama rumput nantinya. Sehingga pupuk ini harus diberikan dalam jumlah yang mencukupi tiap lubang.

Anda juga bisa menggunakan pupuk bokashi atau butiran organik. Jangan pernah menggunakan pupuk kandang atau kompos yang masih segar karena akan dapat membunuh tanaman.

2. Pupuk NPK

Pupuk NPK merupakan jenis pupuk majemuk yang terdiri dari 3 unsur hara makro utama yaitu Nitrogen (N), Phospat (P), dan Kalium (K). Jenis pupuk NPK mengandung konsentrasi yang berbeda – beda sesuai dengan masa perkembangan pada tanaman.

Untuk mula – mula maka yang terbaik adalah memberikan pupuk NPK 16-16-16 atau jika menurut anda itu terlalu mahal maka bisa juga menggunakan NPK subsidi yaitu NPK 15-15-15 (PHONSKA).

Penggunaan pupuk NPK ini sebaiknya dilakukan setelah rumput gajah berusia 10-14 hari setelah ditanam.

Caranya yaitu dengan mencampur tiap 1 gelas aqua plastik NPK dilarutkan dengan 20 – 25L air lalu siramkan kesela – sela rumput dengan menggunakan alat gembor bunga. Pada jangka waktu 3-5 hari akan tampak pertumbuhan yang pesat pada tanaman rumput gajah muda tersebut.

3. Pupuk Organik Cair

Jika tadi NPK berguna untuk memberikan asupan nuutrisi melalui jalan akar, sekarang anda bisa memberikan pupuk melalui daun dengan menggunakan Pupuk Organik Cair (POC). Pupuk cair ini biasa ditemukan ditoko pertanian dengan harga yang cukup bervariasi.

Kandungan nutrisi yang didalamnya sangat lengkap mulai dari unsur hara makro hingga unsur hara mikro bahkan terkadang ada yang dicampuri dengan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) maupun mikroorganisme pengurai.

Cara penggunaan pupuk organik cair ini adalah dengan cara mencampurnya dengan air lalu disemprotkan ke daun rumput gajah mini.

Hal ini sebaiknya dilakukan pada saat sore hari agar nutrisi tidak banyak yang menguap sia – sia. Perubahan akan langsung nmpak 1-2 hari setelah aplikasi tanaman rumput gajah akan langsung menghijau dengan daun yang mulai bertambah banyak.

Cara Pembuatan Rumput Organik Cair :

  • Persiapan Bahan Dasar POC

Bahan dasar untuk membuat POC hampir sama dengan bahan dasar untuk membuat bokashi padat. Sebaiknya pilihah bahan dasar yang mengandung unsur hara makro ataupun mikro yang tinggi sehingga nantinya POC berkadar nutrisi yang tinggi pula.

Bahan – bahan dasar yang dapat digunakan untuk pengolahan POC diantarannya :

– Sisa sayuran

– Ampas kelapa

– Air cucian beras

– Batang Pisang (bagian dalam)

– Kotoran Ternak (bisa campuran)

– Air kencing hewan herbivore

– Tepung gandum / tepung beras / nasi basi

– Dedak

– Bungkil

– Ampas sisa kedelai

  • Penghalusan Bahan Dasar

Supaya nantinya bahan – bahan tadi bisa dengan cepat terurai maka sebaiknya dilakukan penghalusan bahan dasar dengan cara mencacah bahan menjadi ukuran yang kecil – kecil terutama bagi bahan kasar seperti sayur – sayuran.

Semakin kecil potongannya maka akan semakin cepat proses penguraiannya.

Jika anda ingin hasilnya bagus maka gunakan blender atau mesin crusher sehingga bahan hampir menyerupai bubur. Pisahkan antara bahan padat dan bahan cair di tempat yang berbeda sebelum dilakukan pencampuran.

  • Persiapan Mikroorganisme Pengurai (Dekomposer)

Mikroorganisme pengurai bisa berasal dari jenis bakteri ataupun jamur. Namun pada cara membuat pupuk organik cair sebaiknya gunakan jenis bakteri yang bersifat decomposer serta antagonis.

Keuntungan apabila menggunakan bakteri antagonis selain mempercepat proses penguraian bahan dasar pembuatan POC juga mampu membebaskan POC dari kontaminasi bakteri pathogen yang bisa membahayakan tanaman.

Yang umum digunakan adalah EM4 yang isinya sangat lengkap terdiri dari berbagai bakteri pengurai.

  • Langkah Pembuatan

– Campurkan dengan merata semua bahan dasar padat yang sudah dihaluskan lalu masukkan dalam wadah karung berpori atau kain bekas berpori semisal kaos.

– Campurkan juga bahan cair seperti air cucian beras, air susu, madu, telur air kelapa dan air EM4 lalu aduk hingga rata dan masukkan dalam wadah.

– Masukkan bungkusan bahan padat kedalam wadah tadi hingga seluruh bagiannya tenggelam

– Tutup wadah tersebut dan beri satu lubang kecil dan masukkan selang kecil di lubang tersebut.

– Masukkan ujung selang yang di luar kedalam botol bekas berisi air tujuannya adalah untuk menstabilkan suhu didalam tong selama proses fermentasi terjadi.

– Penguraian model ini akanterjadi secara anaerob dan akan memakan waktu yang lebih lama yakni minimal 1 bulan

– Anda bisa membuka wadah setelah 1 bulan lalu mengambil bungkusan didalam wadah setelah diperas terlebih dahulu agar sisa nutrisi keluar

4. Asam Humat

Asam humat adalah zat yang berguna untuk menormalisasi kesuburan tanah. Yang paling utama dari tanah yang subur dan baik untuk tanaman yaitu mengandung asam humat ini.

Dengan menggunakan asam humat maka unsur – unsur hara dalam tanah akan terikat dan tidak mudah terbawa air. Selain itu asam humat juga melunakkan unsur hara keras seperti phospat dan melunakkan mineral sehingga tanah menjadi lebih gembur.

Meski manfaatnya sangat banyak namun asam humat sendiri tergolong sulit untuk diproduksi sehingga harganya pun cukup mahal. Anda tidak perlu khawatir lagi karena pupuk untuk memupuk rumput gajah mini tentunya tidaklah terlalu banyak.

Penggunaannya sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pupuk NPK lalu dikocorkan ke sela-sela rumput. Jika rumput sudah besar anda bisa menyiramkannya langsung hingga merata ke halaman yang sudah ditanami rumput gajah mini tersebut.

Nah, setidaknya itulah 4 jenis pupuk untuk rumput gajah mini yang seharusnya anda berikan agar pertumbuhan rumput gajah mini anda lebih optimal dengan warna daun hijau cerah.

Demikian arrtikel yang dapat saya sampaikan. Anda juga dapat mempelajari tentang Tips Merawat Rumput Jepang Yang Baik dan Benar.