Halo, semuanya apa kabar? Diartikel kami kali ini akan mengulas tentang resep bubur sumsum candil mutiara lezat dan sederhana.

Ada yang tahu apa itu bubur sumsum? Bubur sumsum merupakan makanan bubur berwarna putih yang terbuat dari tepung beras dan dimakan menggunakan air gula merah.

Meskipun disebut dengan nama sumsum, tetapi bubur sumsum jarang ada yang mengandung sumsum.

Nama sumsum diberikan karena tampilannya yang seperti sumsum tulang saat disajikan.

Seporsi bubur sumsum dikatakan bisa mengganjal perut.
Maka dari itu bubur ini banyak digunakan untuk konsumsi sarapan yang ringan namun mengenyangkan.
Memang, ada begitu banyak penjual bubur sumsum di lingkungan sekitar kamu.
Namun tentu tak ada salahnya pula bila kamu mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah.
Berikut ini adalah resep bubur sumsum candil mutiara. Simak dan cermati dengan baik.

Berbagai Macam Resep Bubur Sumsum Candil Mutiara

1. Bubur Sumsum Candil Mutiara

Bahan Candil :

  • 100 gram tepung ketan putih
  • 100 gram tepung tapioka
  • 4 gula merah
  • 2 lembar daun pandan
  • Secukupnya air

Bahan Bubur :

  • 100 gram tepung beras
  • 2 bungkus santan kara (kecil)
  • Secukupnya air
  • 2 lembar daun pandan

Bahan Mutiara :

  • 100 gram mutiara

Cara Membuat :

  1. Pertama saya buat candil dulu, campur tepung ketan putih dan tepung tapioka, tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diulenin sampai bisa dipulung.
  2. Panaskan air, masukan daun pandan dan gula merah, tunggu sampai mendidih.
  3. Masukan adonan candil kedalam air, tunggu sampai candilnya naik ke permukaan (tanda udah matang). Angkat, sisihkan.
  4. Kedua, rebus sagu mutiara di air mendidih, tunggu sampai matang. angkat, sisihkan.
  5. Ketiga, campur tepung beras dengan air, kemudian masak santan, air, dan daun pandan sampai mendidih.
  6. Setelah mendidih, sisihkan untuk toping secukupnya. kemudian masukan tepung beras yang sudah dicampur dengan air tadi, aduk2 sampai meletup2. angkat, sisihkan.
  7. Ambil wadah, tuang candil, sagu mutiara, dan bubur sumsum, kemudian siramkan santan sesuai selera.

2. Bubur Sumsum Candil Mutiara Nangka

Bahan Bubur :

  • 100 gram tepung beras
  • 1000 ml susu kedelai
  • 2 lembar daun pandan
  • Secukupnya garam

Bubur Candil :

  • 200 gram tepung ketan
  • 4 sendok makan tepung tapioka
  • Air secukupnya
  • 250 gram gula merah, disisir
  • 1200 ml air
  • 2 lembar daun pandan

Campuran Bubur Candil :

  • 5 sendok makan tepung ketan
  • 2 sendok makan tepung beras
  • 2 sendok makan tepung tapioka

Pelengkap :

  • Buah nangka
  • Sagu mutiara
  • Sagu delima

Cara Membuat :

  1. Bubur sumsum. Campur tepung beras dengan susu kedelai tambahkan sedikit garam dan daun pandan. Masak dengan api sedang. Aduk terus untuk menghindari mengerak pada dasar panci. Masak hingga meletummeletu-letup. Setelah matang sisihkan.
  2. Untuk candil: campur tepung ketan dan tepung tapioka sampai rata. Tuang air sedikit demi sedikit. Ulen hingga kalis. Jangan terlampau lembek atau terlampau keras. Bulatkan sebesar kelereng.
  3. Jerang air dengan gula merah. Masukkan bola-bola candil. Masak dengan api sedang. Bila bola-bola telah mengapung, tandanya telah matang.
  4. Bahan campuran candil dilarutkan dengan menggunakan sedikit air, kemudian tuangkan ke dalam bubur candil. Masak sampai meletup.
  5. Tambahkan buah nangka yang telah dipotong kecil, sagu delima dan sagu mutiara. Sajikan selagi hangat.

3. Bubur Sumsum Candil Mutiara Spesial

Bahan Bubur :

  • 50 gr tepung beras
  • 50 gr tepung terigu
  • Garam secukupnya
  • Santan kepala secukupnya
  • 2 btg daun pandan

Bahan Bubur Candil :

  • 200 gr Tepung ketan
  • Garam secukupnya
  • 2 sdm gula pasir
  • 150 gr gula merah sisir
  • 2 lbr daun pandan
  • 2 sdm tepung maizena

Bahan Bubur Mutiara :

  • 1 bgks mutiara
  • Air secukupnya

Bahan Saus :

  • Santan dan garam secukupnya direbus hingga mendidih (jika suka)
  • 200 gr gula merah
  • Daun pandan
  • 3 sdm gula pasir

Cara Membuat Bubur :

  1. Bagi santan menjadi 2, kemudian rebus bagian pertama hingga mendidih
  2. Sambil menunggu mendidih, campurkan santan kedua dnegan garam, tepung beras dan tepung terigu, aduk merata
  3. Setelah santan mendidih, masukkan adonan sambil diaduk-aduk hingga mengental dan matang. Sisihkan

Cara Membuat Candil :

  1. Campur air dengan gula merah dan daun pandan, rebus hingga mendidih
  2. Sambil menunggu mendidih, campurkan tepung ketan dengan garam dan gula pasir.
  3. Tuang air sedikit dmei sedikit, uleni hingga kalis
  4. Bentuk bulatan/lonjong, lalu masukkan dalam kuah gula mendidih. Masak hingga mengapung
    alarutkan tepung maizena dengan air, kemudian masukkan dalam bubur candil. Aduk-aduk hingga mengental. Angkat

Cara Membuat :

  1. Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan mutiara. Masak dengan api sedang hingga matang. Jangan terlalu sering diaduk agar tidak hancur

Cara Membuat Saus :

  1. Masukkan air, pandan, gula merah dan gula pasir. Rebus hingga mendidih. Sisihkan
  2. Siapkan mangkuk, isi bubur sumsum, bubur candil, bubur mutiara, siram kuahnya dan beri tambahan santan kental/susu kental manis (SKM). Tambahkan hiasan daun pandan, sajikan.

Filosofi Bubur Sumsum

Bubur sumsum atau biasa disebut juga dengan jenang sumsum memiliki dua perbedaan, yaitu warna putih dan rasa manisnya.

Warna putih dari bubur sumsum mempunyai makna hati yang bersih dan pikiran.

Sedangkan untuk rasa manisnya mengartikan kesejahteraan, rasa terima kasih, manisnya hidup dan kebahagiaan.

Pada umumnya bubur sumsum dihidangkan untuk orang-orang yang membantu kelancaran berjalannya sebuah acara yang besar, seperti pernikahan, sunatan dan lainnya.

Sesuai maknanya, bubur sumsum dibuat dengan memiliki tujuan supaya orang-orang yang telah membantu tersebut dapat melepas rasa penatnya karena telah bekerja keras.

Rasa manis akan membantu mengembalikan energi, sedangkan bubur tepung beras yang lembut akan memberikan kenyamanan di mulut dan perut serta mudah dicerna.

Bubur sumsum juga bisa diartikan sebagai makanan yang membawa kekuatan dan kedekatan di masyarakat, karena selagi rasa manisnya mampu menguatkan tubuh dan menghilangkan lelah, biasanya dimakan secara bersama-sama dengan banyak orang sehingga bisa menjalin silaturahmi antar sesama.

Bubur sumsum hingga saat ini, masih sering disajikan di dapur untuk para “rewang” atau orang-orang yang ikut membantu kelancaran acara besar.

Sikap gotong royong tersebut akan dibalas oleh pemilik rumah sebagai bentuk rasa terima kasihnya dengan semangkuk bubur sumsum yang manis.

Jadi, bukan hanya sebagai menu sarapan menghangatkan tubuh.

Namun, bubur sumsum juga mempunyai peranan penting dalam tradisi Jawa. Seperti itu sejarah dan asal usul bubur sumsum.

Manfaat Bubur Sumsum

1. Stres

Menggunakan bubur sumsum sebagai sarapan setiap hari tak hanya meningkatkan kesehatan usus, tetapi juga sebagai penghilang stres.

Bubur mengandung bakteri probiotik, antioksidan dan lemak baik, sehingga membantu otak mengatasi rasa sakit dan emosi dengan meningkatkan mood.

2. Menurunkan Berat Badan

Makan semangkuk bubur sumsum dapat membantu menurunkan berat badan.

Bubur merupakan makanan rendah kalori, sehingga menjaga asupan kalori kamu.

Selain itu, makan semangkuk bubur sumsum juga mencegah rasa lapar.

3. Sakit Perut

Jika mengalami gangguan pencernaan, makan semangkuk bubur adalah salah satu cara terbaik untuk memerangi kesengsaraan perut.

Hal tersebut karna bubur mudah dicerna dan membantu menyerap nutrisi, serta mendorong pencernaan yang sehat.

4. Sembelit

Bubur penuh dengan bakteri baik yang membantu pertumbuhan bakteri usus, serta melunakan tinja karena kadar air yang tinggi. Selain itu, mengonsumsi bubur juga dapat mengurangi rasa sakit perut yang disebabkan oleh sembelit atau buang air besar tidak lancar..

5. Demam

Makan bubur tidak hanya mengisi perut, tetapi juga memberikan energi untuk melawan infeksi. Bubur memiliki sifat meningkatkan kekebalan tubuh dan antioksidan yang membantu memerangi demam.

Itulah tadi ulasan kami tentang resep bubur sumsum candil mutiara, filosofinya, dan juga manfaatnya.

Oh ya selain artikel ini. Baca juga artikel lain kami tentang Cara Membuat Keripik Talas Pedas.

Demikianlah artikel tentang resep bubur sumsum canil mutiara. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih karena kesediaannya untuk membaca artikel yang kami ini.

Tentu masih banyak kekurangan karena keterbatasan kami baik itu berupa pengetahuan maupun yang lainnya. Sekian dari kami dan Terimakasih.