Cara Pengolahan Lahan Kering Untuk Lahan Pertanian Anda
Cara Pengolahan Lahan Kering – Jenis – jenis Pertanian yang kedua adalah lahan kering. Sesuai dengan namanya, pertanian lahan kering adalah kebalikan dari sebuah pertanian lahan basah.
Pertanian lahan kering adalah jenis pertanian yang dilakukan pada sebuah lahan yang kering, yaitu lahan yang memilki kandungan air yang rendah, bahkan ekstrimnya merupakan lahan kering ini merupakan jenis lahan yang cenderung gersang, dan tidak mempunyai sumber air yang pasti, seprti sungai, danau ataupun saluran irigasi.
Biasanya berlokasi diatas 500 m di atas permukaan laut tapi banyak jugayang melakukan pada dataran rendah. Contoh pertanian lahan kering seperti pertanian terong, cabai, kacang-kacangan.
Cara Pengolahan Lahan Kering Dan Pengertiannya
Pertanian Lahan Kering
Lahan kering adalah pertanian yang lahannya tidak digenangi oleh air tentu saja tanaman yang ditanam tidak memerlukan genangan air pada lahannya untuk tumbuh.
Cara pengolahan lahan kering mungkin lebih mudah dari pada pengolahan lahan basah yang susah jika musim kemarau.
Pertanian lahan kering adalah jenis pertanian yang lahannya banyak terdapat di Negara Indonesia. Iklim di Indonesia juga kebanyakan beriklim tropis, hal ini disebabkan karena cuaca yang panas, sehingga membuat banyak air yang hilang dan juga sedikit.
Tetapi demikian, biasanya sebuah pertanian lahan kering ini memanfaatkan crah hujan untuk membantu meningkatkan hasil pertanian yang dimilikinya. Hal ini sangat mungkin terjadi, pasalnya lokasi dimana pertanian lahan kering ini berada, memiliki curah hujan yang cenderung lebih tinggi dan juga banyak terjadi.
Ciri-Ciri Pertanian Lahan Kering
Untuk dapat mendefinisikan bahwa sebuah pertanian merupakan jenis pertanian yang masuk ke dalam pertanian lahan kering, maka ada beberapa ciri-ciri yang bisa kita amati secara langsung.
- Merupakan daerah yang biasanya mempunyai curah hujan tinggi
- Ada pada daerah tropis
- Memiliki kadar air yang hanya terbatas
- Memiliki unsur tanah yang cenderung labil dan mudah mengalami erosi
- Bukan merupakan daerah gurun pasir
- Memiliki unsur tanah yang cenderung lembut dan tidak keras
- Bukan merupakan lokasi pertanian yang lahannya mengalami keringan, hingga tanahnya pecah-pecah
- Biasanya adalah lahan yang dapat dimanfaatkan menjadi daerah resapan air
- Banyak dimanfaatkan untuk menanam tanaman pohon buah dan pohon lainnya
- Berada cukup jauh dari sumber air alami ataupun buatan, seperti sungai, danau dan saluran irigasi
- Mempunyai kebutuhan air yang digantungkan pada curah hujan
- Kebanyakan berada di dataran rendah maupun dataran tinggi
- Berada di ketinggian 500 hingga 1500 meter diatas permukaan laut
Contoh Pertanian Lahan Kering
Pada dasarnya, tanaman yang dapat dimanfaatkan pada sebuah lahan pertanian dengan kontur lahan yang kering memiliki variasi pertanian yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan pertanian lahan basah.
Kondisi tanahnya yang jauh lebih stabil dan juga bisa dibandingkan dengan lahan basah, membuat lokasi pertanian lahan kering ini sanggup untuk menahan beban akar pohon-pohon kayu besar, sehingga tentu saja variasi hasil pertaniannya banyak, dan juga dengan perkebunannya.
Ada beberapa tanaman yang sering di tanam di lahan kering. Tanaman yang banyak ditanam pada pertanian lahan kering tersebut adalah sebagai berikut.
- Cabai
- Terong
- Palawija
- Kacang-kacangan
- Ubi-ubian
- Tanaman holtikultira
- Perkebunan pohon buah
- Kebun pohon hias dan juga pohon peneduh
Pemanfaatan dari Tanah Lahan Kering
Hasil pertanian dan juga perkebunan dari sebuah pertanian lahan kering ini biasanya hanya tergantung pada pembagian musim dan kondisi cuaca.
Beberapa kondisi cuaca dimana tidak turun hujan selama terus-menerus akan menyebabkan tanaman yang dikembangkan pada lokasi pertanian lahan kering ini akan menjadi mati, kering, dan juga tidak memberikan hasil yang maksimal. Oleh karena itu, masyarakat selalu mencari cara menyuburkan tanah kering.
Karena itu, meskipun mempunyai variasi dari hasil pertanian yang beragam, perawatan dari tanaman di pertanian lahan kering ini juga harus diperhatikan dengan baik, agar tidak terjadi gagal panen.
Selain dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan juga perkebunan, sebuah lahan kering juga dimanfaatkan sebagai keperluan lain, pembangunan pemukiman penduduk, lokasi industri dan juga perkantoran, serta pembangunan lainnya, yang mendukung kemajuan suatu daerah tertentu.
Sekian artikel tentang cara pengolahan lahan kering dan pengertiannya yang saya sampaikan. Semoga dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih