Macam-Macam Mie Ayam Indonesia yang Populer
Siapa yang menyangka kalo mie ayam , yang biasa kita makanan dikala hujan turun rupanya salah satu bentuk akulturasi budaya dari Indonesia dan Tionghoa loh. Mi ayam juga merupakan makanan akulturasi antara budaya Tionghoa dan Indonesia.
Pada tahun 1870, banyak orang Tionghoa dan orang Arab yang singgah dan akhirnya menetap di pulau Jawa. Mi Ayam juga dikenal dengan namalain yaitu bakmi. Mempunyai persamaan yang berbahan dasar tepung terigu, namun saat penyajiannya memiliki perbedaan.
Masyarakat Cina melengkapi mie yang disajikan dengan potongan daging babi dan pelengkapnya dengan bumbu yang terbuat dari minyak babi, sedangkan masyarakat Indonesia menggunakan ayam yang sudah dipotong dadu dan disemur dengan kecap serta memakai minyak ayam.
Uniknya, walupun turunan dari Tionghoa, namun varian mie ayam yang ada di Indonesia memiliki bumbu khas yang tidak bisa ditemukan di negara Cina. Mie ayam yang berada di Indonesia mempunyai jati dirinya dan menjadi kuliner khas Indonesia. dibawah ini kita bakal bahas tentang macam mie ayam indonesia, simak baik-baik yaa!!
Macam-Macam Mie Ayam Indonesia

Mie ayam dihidangkan dengan cara meletakkan mie basah di dalam mangkuk tuangkan sedikit minyak ke atasnya, lalu dicampur.
Tujuannya supaya mie tidak saling menempel satu sama lain. Minyak yang digunakan pun bisa minyak sayur atau dari lemak ayam sendiri. Setelah itu, baru tuangkan lah kuah dan potongan daging ayam serta daun bawang di atasnya.
Di Indonesia, mie ayam sudah begitu populer dan varian topingnyapun begitu beragam. Apa saja sih mie ayam yang paling populer diindonesia? Ini beberapa di antaranya:
1. Mie Ayam Donoloyo
Ini adalah salah satu varian dari mie ayam yang banyak ditemukan di pinggiran jalan Jakarta dan sekitarnya. Biasanya mie ayam ini juga dijual di gerobak ataupun membuka kedai pinggir jalan.
Tekstur mie yang digunakan lembut, atasnya ditambah potongan ayam dengan caisim dan tambahkan pula pangsit goreng. Boleh juga loh minta tambahan ekstra bakso.
2. Mie Ayam Wonogiri
Selain mie ayam donoloyo, mie ayam Wonogiri juga merupakan salah satu varian yang banyak ditemukan di ibu kota loh. Biasanya dijual di pinggir jalan sama seperti mie ayam donoloyo, mie ayam Wonogiri sendiri lebih populer, karena bisa mudah ditemukan di berbagai kota lainnya juga.
Cita rasa dari mie ayam wonogiri sendiri sedikit lebih manis dari mie ayam yang lain, karena ayamnya disemur hingga berwarna coklat.
Lalu disajikan dengan sawi dan potongan daun bawang. Kuahnya gurih karena racikannya dibuat dari bawang putih, minyak kelapa, ketumbar, jahe, lada, dan biasanya juga ditambah lagi dengan kulit ayam biar makin gurih rasa mie ayamnya.
3. Mie Ayam Jawa
Nah varian yang ketiga ada mie ayam jawa yang biasanya banyak ditemukan di daerah Jogja dan kota lainnya di Jawa, dan biasanya juga mie ayam Jawa dijual di gerobak-grobak atau di kedai-kedai makan pinggir jalan.
Yang membuat mie ayam jawa ini berbeda dari mie ayam yang lain adalah cita rasanya yang manis sekaligus gurih. Selain itu juga, yang paling banyak disuka oleh orang-orang adalah topping ayamnya sangat melimpah.
Yang membedakan bumbu mie ayam Jawa dengan mie ayam jenis lainnya adalah menggunakan ketumbar. Mie ayam Wonogiri juga memakai ketumbar, mamun mie ayam Jawa lebih banyak. Beberapa pedagang juga ada yang menambahkan kunyit, jadi mie ayam jawa ini benar-benar beda dari sajian mie ayam lainnya.
4. Mie Ayam Setan
Varian ini sebenarnya kurang-lebih sama dengan mie ayam pada umumnya. Mie kuning yang disajikan dengan daging ayam cincang atau ayam yang dipotong-potong kecil, potongan daun bawang dan seledri.
Tapi yang membedakan adalah soal rasanya yang super sangat pedas! Bahkan bisa dijual berdasarkan level pedas tertentu.
Asal-usul dari mie ayam setan ini sendiri sebenarnya terbagi menjadi 2 versi. Ada yang bilang kalau dinamakan mie ayam setan karena rasanya yang berapi-api seperti setan.
Lalu ada juga versi lainnya adalah berasal dari sang penjual mie ayam yang membuka warung di sebelah pemakaman. Yang pastinya, mie ayam setan saat ini identik dengan rasa yang super-super pedas!
5. Mie Ayam Pelangi
Versi keempat ini sedikit unik nih yaitu mie ayam pelangi, mie ayam ini merupakan semangkuk mie yang warnanya seperti pelangi.
Biasanya ada mie yang berwarna hijau, mie berwarna merah, mie berwarna ungu dan mie berwarna hitam. Pewarnanya sendiri terbuat dari pewarna alami, jadi tetap aman untuk dikonsumsi. Selebihnya bahan-bahannya sama seperti mie ayam pada umumnya.
Warna hijau pada mienya dibuat dari sayur-mayur yang berwarna hijau, mie ungu sendir warnanya terbuat dari ubi ungu. Lalu mie merah warnanya terbuat dari buah bit merah, sedangkan mie yang berwarna hitam ada yang warnanya terbuat dari arang dan ada yang dari cumi.
6. Mie Ayam Bangka
Varian yang kelima ini adalah salah satu mie ayam indonesia yang paling populer diantara yang lain. Banyak orang yang memburu, karena mie ayam Bangka ini memang mempunyai cita rasa khas yang cukup nikmat.
Bahkan dari mienya saja sudah berbeda dari mie ayam yang lain, tekstur dari mienya sendiri lebih kenyal. Selain itu juga, ada tambahan tauge rebus di atasnya, bukan cuman daging ayam dan daun bawang saja. Ada juga pilihan tambahan bakso, pangsit rebus atupun pangsit goreng.
Di Bangka juga memang banyak keturunan warga Tionghoa, maka karna itu hidangan mie sudah biasa dimakan di sana. Varian mie ini cukup beragam dan mie ayam Bangka juga bisa dibilang mie ayam indonesia yang paling populer.
Bahkan banyak dijual di luar pulau Bangka. Jenis mie lainnya dari Bangka sendiri antara lain seperti Suimien atau bakmi berkuah, jammien atau bakmi tak berkuah, dan chau-mien atau mie goreng.
7. Mie Yamin
Udah ga asing dong dengar nama mie yamin, nah mie yamin sendiri diperkirakan juga berasal dari Bangka loh, kenapa? Karena di Bangka ada hidangan Jammien, mie tanpa kuah yang ditambahkan kecap manis, jadi rasanya manis.
Beda dengan mie ayam lainnya yang mempunyai rasa cenderung gurih. Di Bangka sendiri, mie yamin benar-benar disajikan tanpa ada kuah. Tetapi dalam penyebarannya, ada yang menjual dengan sedikit kuah dan ada juga yang bahkan menambahkan kuahnya cukup banyak.
Diatas sudah membahas tentang macam-macam mie ayam indonesia, nah sekarang kita bakal membahas salah satu mie ayam yang populer diindonesia yaitu mie bangka, simak baik baik ya.
Resep Kreasi Mie Bangka
Menu yang satu ini memang sangat cocok disajikan untuk keluarga anda di rumah. Bukan cuman rasanya yang enak, namun menu ini juga mengenyangkan
Jadi bisa disajikan saat makan siang. Kamu juga bisa mengikuti kursus membuat mie ayam bangka ini loh. Jadi kita langsung saja, berikut ini adalah 5 pilihan resep kreasi mie bangka yang bisa anda coba di rumah:
1. Mie Ayam Bangka Jamur Merang
Menu yang pertama ini merupakan salah satu resep khas Bangka yang sudah sangat populer. Berikut adalah bahan dan cara membuatnya.
Bahan-bahan:
- 500 g mie telur
- 1 sdm minyak sayur
- 1 sdm kecap asin
- 4 batang sawi yang dipotong dan direbus
- 2 sdm bawang merah goreng
- 100 g tauge
Bahan topping:
- 2 siung bawang putih yang dicincang halus
- 150 g jamur merang potong kecil-kecil
- 250 g daging ayam potong kecil-kecil
- 2 sdm minyak sayur
- 2 sdm saus tiram
- 1 sdm kecap manis
- 1 sdm kecap asin
- 1/2 sdt merica bubuk
- 200 ml air
- 1 sdt garam
Bahan kuah:
- 500 ml kaldu ayam
- 1 sdm daun bawang
- 1 siung bawang putih cincang
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 sdt garam
Cara membuat:
- Panaskan air sampai mendidih kemudian rebus mie setelah matang lalu tiriskan.
- Siapkan wadah untuk digunakan mencampur minyak dan kecap.
- Masukkan mie yang sudah direbus ke dalam campuran minyak dan kecap kemudian aduk sampai rata.
- Siapkan topping, lalu tumis bawang putih sampai wangi, setelah itu masukkan potongan ayam dan masak sampai berubah warna.
- Tambahkan jamur yang sudah dipotong kemudian masak sampai layu. Masukkan kecap manis, kecap asin, saus tiram, garam, dan merica.
- Aduk hingga merata, jika sudah tuangkan air lalu didihkan sebentar saja kemudian sisihkan.
- Siapkan kuah dengan cara merebus kaldu bersama daun bawang, bawang putih, merica, dan garam sampai mendidih.
- Letakkan mie ke dalam mangkuk, lalu berikan topping dan rebusan sawi, tauge, serta daun bawang di atasnya.
- Siram dengan kuah kemudian sajikan.
2. Mie Bangka Pangsit
Buat para penggemar pangsit nih kalian wajib mencoba resep yang satu ini. Nah berikut ini adalah resep mie bangka pangsit yang praktis dan lezat.
Bahan-bahan:
- 250 g mie pangsit siap pakai
- Air secukupnya
- 2 batang daun bawang yang diiris halus
- Kulit pangsit goreng secukupnya
- 1 sdt garam
Bahan topping:
- 250 g dada ayam giling
- 2 sdt kecap asin
- 2 siung bawang putih
- 2 sdt kecap manis
- 2 sdt saus tiram
- Garam secukupnya
- 1 sdm minyak goreng
Bahan minyak ayam:
- 50 g kulit dan lemak ayam
- 4 sdm minyak sayur
- 2 siung bawang putih
Cara membuat:
- Untuk membuat minyak ayam yaitu dengan memanaskan minyak sayur secukupnya lalu goreng kulit dan lemak sampai mengeluarkan banyak minyak.
- Matikan api lalu masukkan bawang putih dan masak sampai matang.
- Buat topping ayam dengan cara tumis daging ayam bersama garam, kecap manis, kecap asin, saus tiram, dan bawang putih.
- Rebus mie sampai matang kemudian tiriskan.
- Siapkan mangkuk, campurkan kecap asin dan minyak ayam di dalamnya·
- Masukkan mie ke dalam mangkuk lalu aduk rata.
- Letakkan topping ayam di atas mie dan taburi dengan potongan daun bawang dan pangsit goreng lalu sajikan.
3. Mie Bangka Sapi
Buat para sayurfriends juga bisa mengganti daging ayam dengan daging sapi loh. Berikut ini adalah bahan dan cara pembuatan mie bangka sapi yang enak.
Bahan-bahan:
- 500 g daging sapi giling
- 15 siung bawang putih dicincang halus
- 2 sdm kecap manis
- 5 sdm kecap bangka asin
- 2 cup minyak goreng
- Lada secukupnya
- Garam secukupnya
- Sawi secukupnya
- Tauge secukupnya
- 1 pak mie basah siap seduh
Cara membuat:
- Tumis bawang putih menggunakan 2 cup minyak goreng lalu angkat dan sisihkan.
- Gunakan minyak sisa tumisan tadi untuk menumis daging giling.
- Tambahkan lada, garam, dan kecap bangka asin kemudian aduk sampai rata.
- Setelah daging dirasa sudah agak kering, lalu tambahkan bawang putih goreng yang sudah dibuat sebelumnya.
- Siapkan mangkuk, setelah itu masukkan minyak tumisan ke dalamnya.
- Masak sawi dan tauge sampai matang lalu sisihkan.
- Gunakan air rebusan sisa sawi dan tauge tadi untuk merebus mie (jangan terlalu lama).
- Tiriskan mie kemudian masukkan ke dalam mangkuk yang sudah diberi minyak.
- Aduk agar mie tidak menggumpal lalu letakkan topping daging di atasnya.
- Lengkapid engan tauge dan sawi kemudian sajikan.
4. Mie Ayam Bangka Kuah Wijen
Mari kita coba juga resep mie Bangka kuah wijen yang satu ini. Mie ayam bangka yang satu ini merupakan hasil dar kreasi yang cukup menarik. Berikut adalah resep lengkap yang bisa anda coba untuk membuatnya .
Bahan-bahan:
- 200 g mie basah
- 2 sdm wijen sangrai
- 1 batang daun bawang
- 4 sdm saus sambal
Bahan kuah:
- 500 g tulang kaki sapi
- 2 liter air
- 1 sdm garam
- 1/2 sdm kecap asin
- 1/2 sdm minyak wijen
- 1/3 sdt merica bubuk
Bahan tumisan ayam:
- 1/2 ekor ayam
- 100 g jamur merang
- 3 siung bawang putih
- 1 cm jahe
- 200 ml air
- 3/4 sdt garam
- 1/2 sdt gula pasir
- 1/3 sdt merica bubuk
- 1 sdm kecap asin
- Minyak goreng secukupnya
Cara membuat:
- Panaskan minyak jika sudah panas kemudian tumis bawang putih dan jahe sampai berbau harum.
- Masukkan daging ayam yang sudah direbus dan dipotong kecil-kecil lalu aduk sampai berubah warna.
- Masukkan jamur kemudian aduk hingga layu.
- Tambahkan kecap manis, kecap asin, merica, gula, dan garam lalu aduk merata.
- Tuangkan air dan aduk kembali sampai matang.
- Rebus tulang kaki sapi untuk membuat kuah mie ayam, jika sudah bumbui mie ayam dengan kecap asin, garam, dan merica secukupnya.
- Jika sudah mendidih, masukkan minyak wijen kedalam mangkuk lalu aduk hingga merata.
- Siapkan mangkuk, letakkan mie di atasnya kemudian siram dengan tumisan ayam.
- Tuangkan kuah secukupnya lalu taburi wijen dan daun bawang kemudian sajikan.
5. Mie Bangka Topping Ayam dan Bakso
Pilihan ressep berikutnya adalah mie bangka topping ayam dan bakso. Berikut adalah resep lengkap dan cara membuat menu tersebut.
Bahan-bahan:
- 5 porsi bakmi siap pakai
- Sawi hijau secukupnya, potong-potong
- 1 potong dada ayam cincang
- Bakso dan pangsit secukupnya
- Daun bawang iris tipis
- Cabai rawit sesuai selera (rebus dan haluskan)
- Bawang goreng secukupnya
- Bahan minyak bawang:
- 200 ml minyak goreng
- 15 siung bawang putih
- 15 siung bawang merah
Bahan bumbu:
- 1 sdm kecap manis
- 2 sdt saus teriyaki
- 1 sdt kecap asin
- 1/2 sdt lada bubuk
- 1/2 sdt penyedap rasa
Bahan kuah:
- 1 liter air
- Tulang ayam dan ceker secukupnya
- Garam secukupnya
- Kaldu bubuk secukupnya
Cara membuat:
- Panaskan minyak, lalu tumis bawang merah dan bawang putih sebentar saja setelah itu angkat.
- Ambil minyak bekas tumisan bawang tadi untuk menumis dada ayam yang sudah dipotong sampai matang.
- Masukkan saus teriyaki, lada bubuk, kecap, garam secukupnya dan tambahlan sedikit air.
- Masak sampai semua bumbu meresap ke daging ayam.
- Siapkan kaldu dengan merebus tulang ayam dan ceker sampai kaldunya keluar.
- Tambahkan sedikit garam dan kaldu bubuk secukupnya.
- Rebus mie dan sawi sampai matang setelah itu tiriskan.
- Siapkan mangkuk, lalu tuangkan minyak bawang secukupnya dan campurkan dengan mie.
- Tambahkan rebusan sawi dan tuangkan topping ayam di atasnya setelah itu bisa untuk disajikan.