Tahapan-Tahapan dalam Proses Cetakan Sablon Manual
Proses cetakan sablon manual merupakan salah satu teknik sablon yang sudah lama digunakan dan dikerjakan oleh tenaga manusia. Langkah-langkah sablon manual ini juga sering menggunakan screen dan tinta sablon sebagai bahan utamanya.
Pengertian Sablon

Sablon adalah salah satu teknik cetak yang paling banyak digunakan untuk mencetak desain pada kaos atau produk yang lainnya. Gunanya untuk menciptakan hasil cetakan yang memiliki kualitas tinggi dan menambah kesan modern pada kaos.
Langkah-Langkah Membuat Cetakan Sablon
Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat cetakan sablon efisien dan efektif:
-
Persiapan Awal Proses Cetakan Sablon
Sebelum Anda memulai proses pembuatan cetakan sablon secara manual, ada beberapa persiapan awal yang harus dilakukan, diantaranya:
1. Persiapkan Desain Cetakan Sablon
Persiapkan desain yang akan Anda cetak pada kaos. Anda bisa membuat desain tersebut menggunakan beberapa perangkat lunak desain grafis, contohnya Adobe Illustrator atau CorelDRAW. Selain itu Anda harus memperhatikan desain yang dibuat memiliki resolusi yang cukup tinggi agar hasil cetakan yang keluar menjadi tajam dan jelas.
2. Pilih Bahan untuk Cetakan Sablon
Pilih jenis bahan yang akan Anda gunakan untuk membuat cetakan sablon. Bahan yang biasanya digunakan yaitu kain saring atau mesh yang terbuat dari polyester. Pastikan bahan yang Anda pilih memiliki kerapatan dan ketebalan yang sesuai dengan jenis desain yang akan dicetak.
-
Proses Membuat Cetakan Sablon
1. Siapkan Rangka Sablon
Langkah pertama yang harus dilakukan ketika membuat cetakan sablon adalah menyiapkan rangka sablon. Rangka atau kerangka sablon biasanya terbuat dari kayu atau aluminium dan terlapisi oleh kain saring. Pastikan kerangka sablon dalam kondisi yang stabil dan baik.
2. Aplikasikan Emulsi ke Kain Saring
Kemudian, aplikasikan emulsi ke kain saring menggunakan alat perata atau yang sering disebut dengan rakel. Fungsi emulasi ini yaitu sebagai bahan pengeras yang akan membentuk sebuah pola cetakan pada kain saring. Pastikanlah emulsi teraplikasi secara merata dan tidak terlalu tebal di seluruh permukaan kain saring.
3. Keringkan Emulsi
Setelah emulsi teraplikasi, ambilah emulasi untuk ketahap selanjutnya yaitu proses pengeringan dengan menggunakan sinar UV atau lampu khusus. Dengan melakukan proses pengeringan ini akan membuat emulsi membentuk pola (stencil) cetakan yang tahan terhadap tinta.
4. Siapkan Desain Pada Rangka Sablon
Tempelkan desain yang telah dibuat pada rangka sablon. Pastikan desain tersebut tertempel secara rata dengan posisi pas di atas kain saring yang sebelumnya telah diberi emulsi. Gunakan lem atau solatip khusus untuk menempelkan desain agar tidak bergeser ketika proses pencetakan berlangsung.
5. Bersihkan Area yang Tidak Dicetak
Setelah desain tertempel, bersihkanlah area yang tidak dicetak menggunakan bahan penutup, lembaran plastik atau yang lainnya. Hal ini akan mencegah tinta menempel ke area yang tidak diinginkan selama proses pencetakan berlangsung.
6. Siapkan Tinta dan Rakel
Siapkan tinta sablon dan rakel yang akan digunakan untuk mengaplikasikan tinta ke permukaan kaos yang akan disablon. Pastikanlah tinta tersebut memiliki viskositas dan rakel yang sesuai serta bersih.
7. Aplikasikan Tinta ke Cetakan
Letakkan kain saring yang telah disediakan di atas permukaan kaos. Lalu, aplikasikan tinta tersebut ke atas kain saring menggunakan rakel dengan gerakan horizontal atau merata dan stabil. Pastikan tinta menyerap dengan baik melalui kain saring dan patikan Anda mencetak desain dengan jelas serta rapih pada permukaan kaos.
8. Keringkan Cetakan
Setelah proses pencetakan telah selesai, keringkan cetakan dengan menggunakan rak pengering atau menjemur cetakannya di bawah sinar matahari.
Penutup
Cara membuat cetakan sablon yang baik dan benar merupakan langkah yang paling penting dalam proses mencetak kaos, khususnya dalam pemilihan teknik sablon. Hal ini karena, teknik sablon dapat menentukan kualitas sablonan pada kaosnya.
Pastikan untuk memilih bahan yang tepat, bahan kaos katun combed juga sangat cocok untuk membuat koas yang bersablon. Persiapkan desain dengan baik, agar hasil cetakan menjadi lebih optimal.