Metode serta Alat Pembuat Kompos Skala Rumah Tangga

Alat Pembuat Kompos Skala Rumah Tangga – Rumah tangga menjadi salah satu kontributor sampah terbesar di Indonesia. Salah satu cara untuk mendaur ulang sampah organik rumah tangga adalah dengan cara membuatnya menjadi pupuk kompos.

Kompos adalah bahan organik yang mengalami proses penguraian oleh mikroorganisme pengurai, sehingga bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki sifat-sifat tanah.

Pupuk organik mengandung unsur hara dengan beragam jenis dan jumlah tergantung pada bahan baku kompos tersebut. Kompos bisa menyediakan unsur hara secara pelan dalam jumlah terbatas. Kompos bermanfaat untuk memperbaiki kesuburan dan kesehatan tanah.

Prinsip dari Pupuk Kompos

Prinsip dari pengomposan adalah untuk menurunkan kadar rasio C/N bahan organik mendekati rasio C/N dari tanah agar dapat diserap tanaman. Semakin tinggi rasio C/N bahan pembuat kompos maka proses pengomposan makin lama.

Rasio C/N merupakan rasio massa karbon terhadap massa nitrogen dalam suatu zat. Bahan-bahan yang mengandung C (karbon) yaitu bahan-bahan yang memiliki warna coklat seperti daun kering, sekam, serbuk gergaji, dan kayu.

Bahan-bahan yang mengandung N (nitrogen) dari sampah rumah tangga yang bisa dijadikan kompos antara lain yaitu sisa sayur dan buah, ampas kopi, teh celup, cangkang telur, rumput dan bahan hijauan lainnya.

Agar menghasilkan rasio C/N yang ideal, perbandingan sampah coklat dan sampah hijau untuk kompos yang baik yaitu 3 : 1.

Metode serta Alat Pembuat Kompos Skala Rumah Tangga

Sekarang ini banyak sekali teknik yang bisa dipakai untuk membuat kompos skala rumah tangga, antara lain dengan menggunakan metode Takakura dan Compostbag.

Bahan-bahan yang diperlukan yaitu bahan coklat, bahan hijauan, air, dan bakteri pengompos (MOL atau EM4).

1. Metode Takakura

Alat Pembuat Kompos Skala Rumah Tangga

Takakura adalah metode pengomposan yang diketahui oleh peneliti Jepang yaitu Mr. Koji Takakura. Metode Takakura ini menggunakan alat berupa keranjang yang berlubang-lubang.

Keranjang yang dipakai sering-sering menggunakan keranjang laundry yang mempunyai lubang-lubang kecil di seluruh bagian permukaan. Keranjang ini memiliki ukuran sekitar 40 cm x 25 cm x 70 cm.

Pengomposan metode Takakura ini mempunyai kelebihan yaitu bentuknya praktis, bersih, dan tidak berbau. Metode Takakura ini dilakukan secara aerob sehingga bisa mengurangi bau, karena adanya oksigen.

Metode ini sangat cocok dipakai untuk sampah dapur yang dihasilkan rumah tangga sehari-hari. Jumlah sampah yang bisa diolah dengan keranjang ini sekitar 1,5 kg per hari.

Alat dan bahan pembuat kompos skala rumah tangga dengan metode Takakura antara lain:

  • keranjang Takakura (keranjang yang memiliki lubang dan penutup)
  • jarum jahit
  • jaring
  • benang
  • kertas kardus
  • kain hitam berpori
  • sprayer
  • sendok semen
  • batu bata atau penyangga
  • daun kering atau sekam
  • mikrorganisme cair
  • kompos jadi

Cara pengomposan metode Takakura adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan keranjang Takakura atau keranjang berlubang, letakkan di atas batu bata di kedua sisinya supaya udara bisa keluar masuk dari bagian bawah keranjang.
  2. Campur mikrorganisme pengurai/bioaktivator dengan air (sesuai petunjuk kemasan) dan masukkan kedalam botol spray.
  3. Siapkan sekam dalam ember untuk dua bantalan, dengan tinggi setiap bantalan sekam sekitar 10-15 cm. Lalu semprot sekam dengan cairan mikroorganisme tadi merata.
  4. Buat bantalan sekam dengan cara menggunting jaring sesuai ukuran bawah dan atas keranjang Takakura. Lalu jahit tepi jaringnya hingga membentuk seperti sarung bantal. Masukkan sekam yang telah dicampur mikrorganisme kedalam sarung bantal dan jahit tepinya. Buat dua bantalan untuk bagian dasar dan atas.
  5. Potong kardus bekas sesuai ukuran keranjang Takakura, kemudian tempelkan di sekeliling keranjang.
  6. Semprot permukaan luar dalam kardus dengan cairan mikroorganisme secara merata.
  7. Masukkan bantalan sekam ke dasar keranjang Takakura, lalu semprot menggunakan cairan mikrorganisme sampai basah.
  8. Masukkan kompos jadi atau setengah jadi kedalam keranjang Takakura.
  9. Kompos dilubangi dengan menggunakan sendok semen, lalu masukkan sampah rumah tangga yang ingin dikomposkan kedalam lubang. Kemudian sampah diaduk secara merata dan ditambahkan kompos kembali.
  10. Letakkan bantalan sekam diatas kompos, kemudian semprot dengan cairan mikrorganisme.
  11. Tutup keranjang menggunakan kain hitam berpori dan penutup keranjang.
  12. Bila telah penuh,ambil 1/3 bagian kompos lalu matangkan di karung atau di compostbag.

2. Metode Compostbag Pembuat Kompos Skala Rumah Tangga

Alat Pembuat Kompos Skala Rumah Tangga

Metode selanjutnya yang bisa diterapkan untuk skala rumah tangga yaitu metode Compostbag. Compostbag dirancang khusus untuk mengomposkan sampah rumah tangga serta sangat mudah digunakan dan bisa dibeli dengan harga yang terjangkau.

Cara pengomposan metode compostbag adalah sebagai berikut:

  1. Isi compostbag menggunakan daun kering atau sekam pada dasar compostbag dengan tinggi sekitar 15 cm.
  2. Masukkan sampah organik seperti sisa sayuran, sisa buah, bekas ampas kopi, yang telah dipotong kecil-kecil ke dalam compostbag.
  3. Tutup compostbag menggunakan tanah dan semprot dengan cairan bioaktivator.
  4. Tutup kembali menggunakan sekam, kemudian aduk seminggu sekali untuk aerasi.
  5. Lakukan langkah diatas beruang hingga compostbag penuh.
  6. Kompos bisa digunakan setelah 1 – 3 bulan, dengan cara membuka lubang kompos yang ada di bagian bawah compostbag.

Dalam membuat kompos harus diperhatikan kelembaban dari bahan kompos tersebut, baik pada metode Takakura maupun compostbag, hal ini berguna agar optimalnya aktivitas mikroorganisme pengurai.

Bila kompos terlalu kering maka proses pengomposan akan memakan waktu lama, lalu apabila terlalu basah akan terjadi pembusukan.  Ciri-ciri pengomposan yang baik yaitu dengan naiknya suhu dari kompos tersebut.

Sekam atau daun dalam proses pengomposan berguna untuk bahan coklatan yang berfungsi sebagai sumber karbon dan mempunyai fungsi sebagai absorben pembusukan (air lindi) dan membantu menyerap gas/bau.

Sedangkan penambahan tanah berguna untuk mempercepat penguraian dan menyerap bau. Bioaktivator efektif berperan untuk mempercepat pembusukan.

Demikian artikel tentang Metode serta Alat Pembuat Kompos Skala Rumah Tangga. Dengan melakukan pengomposan limbah rumah tangga, kita telah membantu mengurangi sampah dan membantu menjaga lingkungan.

Semoga artikel ini bisa menjadi referensi dan bermanfaat untuk kita semua, terima kasih.

anas

Saya adalah seorang penulis di situs web resepimasakan.net yang memiliki ketertarikan dan minat yang besar terhadap perkembangan teknologi, terutama di bidang teknologi IT. Saya juga senang untuk terus belajar tentang berbagai topik dan berbagi wawasan seputar bisnis serta tips terkini.