Kalau kalian yang pecinta perkebunan dan pertanian pastinya kalian akan mengalami proses pemupukan kan? kalau iya pada kesempatan kali ini saya akan mengajak kalian untuk mempelajari tentang cara membuat pupuk organik cair super. Langsung saja simak artikel saya ini.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Super

Apa Itu Pupuk Organik?

Merupakan pupuk yang terangkai dari beberapa materi makhluk hidup,contoh pelapukan dari bekas tumbuhan, hewan,dan manusia. Pupuk ini dapat berbentuk padat atau cair yang berfungsi untuk memperbaiki sifat fisik,kimia,biologi,dan tanah.

Pupuk organik memiliki banyak bahan organik daripada kadar haranya. Sumber bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen (seperti bahan membuat pupuk kompos).

Jenis-Jenis Pupuk Organik

Pupuk organik juga memiliki macam-macam ya guys. Berikut ini penjelasannya

Pupuk Kandang

Yaitu pupuk yang berasal dari kotoran hewan. Hewan yang kotorannya sering digunakan untuk pupuk kandang adalah hewan ternak.

mayoritas penduduk Indonesia selalu menternak, seperti kotoran sapi,kambing, kerbau, dan ayam. Selain memiliki bentuk padat, pupuk kandang juga bisa berupa cair yang berasal dari air kencing hewan.

Pupuk Hijau

Merupakan pupuk organik yang berasal dari tanaman atau berupa sisa panen. Bahan tanaman ini bisa dibenamkan pada waktu masih hijau atau setelah dikomposkan.

Sumber pupuk hijau berupa sisa-sisa tanaman (sisa panen) atau tanaman yang ditanam secara khusus sebagai penghasil pupuk hijau. Contoh kacang-kacangan dan tanaman paku air.

Pupuk ini biasanya diambil oleh rumput dan tumbuhan lainnya

Kompos 

Pupuk kompos ialah sisa bahan organik yang berasal dari tanaman, hewan, dan limbah organik yang telah mengalami proses fermentasi. Jenis tanaman yang sering digunakan untuk kompos di antaranya jerami,sayuran yang busuk,dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu usaha pupuk kompos didesa bisa dikatakan majur lho. Hal itu merupakan sebuah peluang usaha yang besar.

Humus

Humus ialah material organik yang berasal dari pelapukan daun dan ranting-ranting tanaman yang membusuk dan akhirnya mengubah humus menjadi tanah.

Bahan baku untuk pupuk humus ialah dari daun atau ranting pohon yang berjatuhan. Humus akan menjadi sumber makanan bagi tanaman, serta berperan baik bagi pembentukan dan menjaga struktur tanah.

Secara teknis pupuk organik ada 2 cara pembuatan pupuk yaitu cara membuat pupuk organik padat dan pupuk organik cair. Nah kita akan membahas tentang yang cair ya.

Oke kita langsung saja ke cara bikin pupuk organik cair ya guys :

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Super

Bahan Yang Diperlukan :

  • Limbah rumah tangga sebagai nitrogen contoh sayuran basi, sisa nasi, parutan kelapa, buah busuk dan segala macam limbah rumah tangga organik lainnya
  • Batang pisang yang sudah berbuah daripada terbiarkan menjadi sampah, lebih baik digunakan untuk bahan membuat pupuk organik cair.
  • Kotoran hewan ternak (kambing, sapi, ayam,kerbau, dll)
  • Urine hewan,air cucian beras,air bekas menyuci ikan, gula merah/gula bisa juga gula pasir, tetesan tebu, dan tambahkan air secukupnya
  • Dekomposer mikroba pengurai atau starter SOT, EM4 dll (Lebih baik EM4)
  • Sabut kelapa tanpa kulit, bubuk kayu gergajian

nb : EM4 ialah suatu cairan yang berisi campuran beberapa mikroorganisme hidup yang menguntungkan bagi proses penyerapan/persediaan unsur hara dalam tanah.

Alat Yang Dibutuhkan :

  • Ember
  • Pisau potong
  • Jerigen plastik
  • Kayu untuk mengaduk

nb : Ember yang digunakan berupa ember plastik yang mempunyai tutup yang kuat dan beri bolongan untuk selang ya! Bahannya juga dari plastik ya guys,dikarenakan plastik tidak merubah serta mengurangi kualitas bahan yang sudah terfermentasi didalamnya.3

Langkah Cara Membuat Pupuk Organik Cair Super :

  1. Mencuci bahan yang telah kita kumpulkan. Perlu dicuci supaya terhindar dari tercampurnya bahan-bahan utama dengan zat berbahaya. Gunakan air bersih untuk membersihkannya. Bersihkan dari besi berkarat dan sejenisnya.
  2. Setelah semua bahan selesai dibersihkan. Langkah berikutnya adalah kita memotong bahan yang sudah kita cuci. Tujuan agar proses fermentasi berlangsung sempurna. Jangan memotong terlalu besar semakin kecil semakin bagus.
  3. Larutkan EM4 sebagai mikroba kedalam air secukupnya. Masukkan pemanis alami gula merah, gula pasir, atau air tebu. Diamkan minimal 20 menit untuk membangkitkan mikroba.
  4. Masukkan kotoran ternak segar kedalam tong/ember plastik
  5. Tambahkan bahan bahan yang sudah dicincang tadi dan campurkan ratakan kedalam tong/ember
  6. Campurkan semua bahan – bahan padat lainnya dan campur rata.
  7. Tuangkan larutan bioaktivator yang telah dipersiapkan sebelumnya. Kalau perlu tambahkan terasi untuk mempercepat proses pengurain pupuk organik cair.
  8. Tambahkan air kencing, air cucian beras, air rendaman ikan dan bahan cair lainya kedalam tong/ember bekas, aduk sampai semua rata.
  9. Tambahkan air secukupnya, perbandingan air adalah 35% cair dan 65% padat. Aduk perlahan menggunakan tongkat kayu.
  10. Tutup tong plastik dengan rapat dan masukkan selang lewat tutup tong yang telah diberi lubang. Rekatkan tempat selang dengan tutup tong plastik sehingga tidak ada celah udara. Biarkan ujung selang yang lain masuk kedalam botol yang sudah diberi air. Diamkan selama kurang lebih 10 hari ya guys.