Pada artikel ini saya akan memberitahu anda analisis swot mengenai usaha kerupuk ikan yang simpel dan ada pula penjelasan mengenai cara usaha nya di cara usaha kerupuk ikan.

Kerupuk yang awalnya berasal dari Pulau Jawa perlahan-lahan mulai menyebar ke berbagai wilayah pesisir Kalimantan, Sumatra, hingga Semenanjung Melayu. Kemudian masyarakat Melayu mulai berinovasi dengan menjadikan hasil kekayaan laut mereka seperti ikan dan udang diolah untuk dijadikan kerupuk.

Keterangan tentang sudah merambahnya kerupuk ke berbagai negara tertuang dalam sebuah naskah Melayu dari karya Abdul Kadir Munsyi. Dalam naskah itu disebutkan bahwa kerupuk mulai merambah ke mancanegara pada abad ke 19.

  1. Strengths | Kekuatan
  •   Ikan Gabus mengandung protein yang tinggi (albumin)
  •   Adanya kebiasaan masyarakat Indonesia yang menyukai kerupuk untuk di konsumsi setiap hari baik sebagai lauk pengganti , cemilan maupun lauk makanan.
  •  Harga terjangkau
  •  Ikan gabus yang masih sangat mudah untuk di dapatkan.
  1. Weakness | Kelemahan
  • Penggunaan alat-alat yang masih sangat sederhana menghambat hasil produksi
  • Susahnya saluran pendistribusian produk dengan biaya terjangkau
  • Bentuk pengemasan yang kurang menarik akibat kurangnya teknologi dan informasi yang mendukung perkembangan usaha.
  • Kurangnya dukungan modal serta mitra usaha yang cocok untuk mencapai kemajuan usaha di masa mendatang.
  1. Opportunities | Kesempatan
  • Permintaan yang banyak sehingga membuka peluang pasar yang cukup Luas untuk berkembangnya usaha pengolahan kerupuk ikan di masa mendatang.
  • Harga penjualan produk yang konstan
  • Memberikan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar
  1. Threats | Ancaman
  • Kondisi cuaca yang mempengaruhi proses produksi produk
  • Penggunaan teknologi baru didalam persaingan produksi yang tidak mampu diimbangi oleh usaha pengolahan kerupuk ikan skala rumah tangga.

Sesudah Membahas Tentang Analisis Swot Mengenai Usaha Kerupuk Ikan Kita Meliahat Usaha Kerupuk Ikan Tenggiri

Kerupuk, siapa tak mengenalnya. Makanan ringan dengan tekstur renyah dan bersuara khas saat digigit ini, adalah favorit siapa saja. Ia tak hanya dimakan sebagai cemilan, namun juga dapat menjadi lauk makan. Salah satu jenis kerupuk yang banyak mempunyai peminat di Indonesia adalah jenis kerupuk ikan tenggiri.Dijamin, tak ada yang mampu menolak kelezatannya.

Cemilan satu ini juga populer di Palembang, dan telah menasional. Bahkan kerupuk, sudah menjadi semacam keyakinan tersendiri di mata masyarakat, bahwa kerupuk ikan tenggiri dari Palembang pastilah jaminan mutu dan rasa. Selengkapnya tentang cara membuatnya, akan saya bahas di bawah ini:

Bahan Dan Bumbu:

  • Daging ikan tenggiri 1 ½ kg
  • Tepung tapioka atau tepung sagu 1 kg
  • Bawang putih 5 siung, haluskan
  • Garam 1 sendok makan
  • Soda kue ¼ sendok makan

Cara Membuat Kerupuk Tenggiri Agar Renyah dan Gurih:

  1. Haluskan daging ikan tenggiri, sampai benar-benar halus dengan mesin pengolah daging. Ini dapat anda lakukan dengan menggunakan alat blender atau juga mesin penggiling daging
  2. Persiapkan wadah yang cukup besar
  3. Masukkan daging yang sudah digiling tadi, kemudian bawang putih yang sudah dihaluskan, tambahkan garam sesuai selera dan soda. Aduk adonan hingga tercampur rata
  4. Selanjutnya, sedikit demi sedikit masukkan tepung tapioka, sambil terus diaduk agar tercampur merata. Tambahkan sedikit air dan uleni hingga adonan kalis
  5. Gulung adonan menjadi bentuk tabung atau bulat memanjang. Agar lebih mudah bisa juga membungkusnya dengan daun pisang
  6. Sediakan pula kukusan di atas kompor. Setelah kukusan panas, masukkan adonan yang sudah di bentuk, dan kukus hingga adonan matang. Cara untuk mengetahui kematangan adalah dengan menusukkan lidi ke dalam adonan. Jika lidi diangkat sudah tidak lengket atau tidak ada adonan menempel, maka itu tandanya sudah matang. Segera angkat dari kukusan, dan diamkan hingga dingin

Bagian Kedua:

  1. Setelah dingin dan mengeras, potong adonan menggunakan pisau. Untuk hasil yang lebih baik anda dapat juga menggunakan mesin pemotong adonan, seperti yang biasa digunakan untuk membuat keripik.
  2. Setelah itu siapkan nampan untuk menjemur. Atur rapi potongan adonan tadi dalam nampan. Usahakan tidak ada adonan yang tertumpuk satu sama lain. Jemur di bawah terik matahari, atau dapat juga dengan memasukkannya ke dalam oven. Pastikan benar-benar kering, ya! Jika dijemur di bawah matahari belum kering satu hari, maka lanjutkan di hari kedua
  3. Siapkan wajan di atas kompor dan tuangkan minyak goreng secukupnya. Goreng kerupuk sesuai kebutuhan. Setelah kerupuk mengembang, angkat dan tiriskan. Masukkan kerupuk dalam toples agar tetap renyah.
  4. Jika adonan atau kerupuk mentah masih ada sisa, kamu dapat menyimpannya sebagai persediaan, dan menggorengnya jika diperlukan.

Nah, mudah bukan cara membuatnya? Selain untuk dikonsumsi bersama keluarga, dapat juga sebagai bisnis loh. Jika kamu jeli dalam mengelolanya, siapa tahu dapat mengantarkamu sebagai pengusaha sukses. Ada juga ternak lain yang bisa anda jalani untuk di jadikan dan pelajari terlebih dahulu seperti cara ternak lovebird agar cepat bertelur semoga bermanfaat.