Menguasai Budidaya Kambing Pedaging
Adapun jenis-jenis pada kambing pedaging atau kambing potong diantaranya yaitu kambing kacang (kambing jawa) dan kambing ettawa.
Budidaya ternak kambing pedaging ini memiliki banyak keuntungan yang diantaranya perawatannya lebih mudah; masa panennya lebih cepat yaitu sekitar 10 bulan; untung lebih besar karena selain daging dan susunya.
Kotoran kambing juga bisa dijual sebagai pupuk pada kandang; pembibitan dapat dilakukan dengan mudah karena bisa mengembang biakan atau mengawinkan sendiri.
Cara Budidaya Kambing Pedaging
Pemilihan Bibit Kambing Pedaging
Pilihlah indukan pada kambing yang berkualitas agar nantinya anakan yang dihasilkan juga berkualitas. Adapun ciri-ciri pada kambing pedaging yang unggul, diantaranya yaitu:
- Memiliki usia yang ideal untuk dijadikan bibit dalam penggemukan yaitu sekitar 8-12 bulan
- Memiliki ukuran badan proposional
- Garis pinggang dan garis punggung tulang yang belakang lurus, tidak melengkung kebawah
- Kaki lurus kokoh, serta tumit terlihat tinggi
- Memiliki bulu yang mengkilap, dan mata bening
- Mulut dan hidung tidak berlendir
- Bentuk ekor melebar, bukan seperti cambuk serta anusnya bersih
- Tidak cacat dan tidak berpenyakit.
Membuat Kandang Kambing Pedaging

Buatlah kandang ternak kambing pedaging ini sekuat, seaman dan senyaman mungkin bagi si kambing serta memudahkan dalam perawatan dan pengawasan. Usahakan lokasi kadang paling tidak berjarak 10 meter dari tempat tinggal, tujuannya agar bau yang diakibatkan tidak mengganggu aktifitas sehari-hari.
Pada umumnya kandang yang sering digunakan untuk beternak kambing dengan secara modern yaitu jenis kandang panggung, yakni kandang dengan jarak antara tanah ke lantai sekitar 1-2 meter.
Dinding dan lantai kandang tersebut yang dapat dibuat menggunakan kayu dibuat seperti pagar, sedangkan atapnya harus menggunakan bahan yang dapat menyerap panas, seperti asbes atau genteng dari tanah, agar kambing tidak kepanasan saat siang hari.
Ukuran pada kandang bisa disesuaikan dengan jumlah kambing yang diternak, atau jika anda ingin memelihara kambing secara terpisah.
Kandang yang berukuran 1,5 x 1,5 meter untuk 1 ekor kambing dewasa, dan dengan ukuran tersebut bisa menampung 2 ekor kambing yang baru disapih, atau 2 ekor kambing anakan beserta induknya.
Pakan Kambing Pedaging

Pakan akan menjadi hal penting dalam hal penggemukan sedangkan waktu yang diperlu untuk penggemukan kambing pedaging yaitu sekitar 3-6 bulan karena jika lebih dari itu maka tidak akan mendapatkan keuntungan.
Sedangkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal juga dibutuhkan pakan yang bisa mencukupi kebutuhan gizinya.
Adapun pakan kambing dapat diberikan pada kambing yang dapat berupa dedaunan hijau yang segar, seperti: rumput, daun lamtoro, daun turi, daun singkong yang memiliki kandungan protein cukup tinggi, serta sayuran sisa dari pasar.
Sebelum memberikan dedaunan pada kambing sebaiknya daun dijemur terlebih dahulu waktu sekitar 1-2 jam di bawah terik matahari.
Bertujuan untuk menetralkan kemungkinan racun berbahaya yang ada pada daun tersebut, karena jika kambing keracunan, kambing juga bisa sakit bahkan mengalami kematian.
Selain itu pakan hijau-hijauan, kambing juga membutuhkan makanan padat seperti konsentrat yang berguna untuk mempercepat penggemukan.
Namun konsentrat tersebut dapat digantikan dengan campuran seperti bekatul, ampas tahu dan ketela pohon yang sudah di cacah, dengan perbandingan 40:40:20 lalu di aduk rata dan tambahkan sedikit air.
Setiap 1 ekor kambing dewasa akan diberikan 3 kg campuran tersebut dalam 1 hari, dan ini bisa diberikan setelah pemberian pakan dedaunan hijau.
Dalam sehari sebaiknya kambing diberi makan 2 kali yaitu sekitar jam 8 pagi dan jam 3 sore, setelah makan kambing diberi minum dengan air bersih, atau air bekas cucian beras yang dicampurkan dengan sedikit bekatul, setelah itu biarkan kambing istirahat.