Cara Ternak Sapi Pedaging Yang Menjanjikan

Cara ternak sapi pedaging menjadi salah satu agribisnis yang memiliki prospek yang menjanjikan, terbukti permintaan pasar yang relatif stabil.

Selain itu diikuti dengan harga jual yang stabil dipasaran, tentu membuat Anda yang tertarik berbisnis sapi pedaging maupun untuk Anda yang ingin mengembangkan cara ternak sapi pedaging.

Beberapa kendala yang juga sering ditemui oleh para peternak sapi, pada umumnya adalah kualitas penggemukkan yang didapatkan.

Banyak peternak pemula maupun yang sudah lama memiliki kendala yang berbeda-beda, maka dari itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait pada perawatan maupun teknis beternak sapi pedaging.

Hal tersebut yang menjadikan banyak kendala, bisa merugikan maupun tidak. Namun juga perlu diketahui juga, bahwa teknis budidaya sapi pedaging yang tepat akan meningkatkan hasil yang maksimal

Cara Ternak Sapi Pedaging

cara ternak sapi pedaging

Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan sesuai, Ada panduan teknis budidaya sapi pedaging berikut ini:

Jenis Sapi Yang Bagus Untuk Ternak

cara ternak sapi pedaging

Tentukan jenis sapi yang ingin Anda budidayakan. Pilih jenis sapi yang paling sesuai dengan preferensi Anda.

Mulai dari modal bibit, pasar, modal perawatan, kondisi lingkungan dan lainnya. Oleh sebab itu, Anda perlu menentukan jenis sapi dengan seksama.

Ada banyak jenis sapi yang umum untuk dibudidayakan di Indonesia. Mulai dari sapi asli indonesia ataupun sapi impor.

Jenis sapi yang asli Indonesia diantaranya adalah sebagai berikut:

  • sapi Bali
  • sapi Ongole
  • sapi madura
  • sapi Aceh
  • sapi PO (peranakan ongole).

Sedangkan jenis sapi import diantaranya yaitu:

  • sapi Aberdeen angus (Skotlandia)
  • Sapi Simental (Swiss)
  • sapi Brahman (dari India)
  • Sapi limosin dan lainnya.

Faktor penentu pada jenis sapi yang paling utama adalah persentase karkasnya. Sebab, pada bobot sapi terbesar dan penentu harga sapi yang paling utama adalah persentase karkasnya.

Persiapan Kandang Sapi Potong

cara ternak sapi pedaging

Beternak sapi pedaging secara intensif yang menggunakan kandang sapi yang terbukti lebih baik dalam hal sanitasi, upaya tindakan preventif terhadap kesehatan ternak, mempermudah pengawasan dan pemeliharaan, serta mengoptimalkan penambahan berat badan ternak.

Sedangkan pada ternak yang dilepas lebih sulit pemantauan sanitasi dan kesehatan ternak, serta penambahan berat badan yang kurang optimal.

Kandang dalam budidaya sapi pedaging memiliki fungsi utama, yaitu:

  1. Melindungi ternak dari guyuran hujan dan panasnya matahari.
  2. Mempermudah perawatan ternak dan pemantauannya.
  3. Menjaga keamanan dan kesehatan ternak.

Oleh karena itu, kandang yang merupakan tempat budidaya sapi pedaging dibuat dengan bentuk dan desain yang dapat disesuaikan. Kandang yang dapat dibuat dalam sistem ganda atau tunggal (batre).

Kandang batre atau kandang tunggal menempatkan sapi pada satu baris yang diberi pembatas di sisi kanan dan kiri sapi, sehingga sapi tidak banyak membuang energi untuk bergerak, melainkan tersimpan untuk menambah bobot tubuhnya.

Sedangkan kandang yang ganda memiliki penempatan sapi yang berbeda, yaitu sapi diletakkan pada dua jajaran dan saling berhadapan atau saling bersinggungan

Bibit Sapi Pedaging

sapi

Jika Anda memilih untuk bisnis sapi pedaging, maka cara yang terbaik adalah dengan metode penggemukan. Jadi, Anda tidak perlu melakukan pembibitan sapi potong sendiri.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk memilih bibit sapi pedaging yang memenuhi syarat. Berikut ini syarat bibit sapi pedaging yang perlu Anda ketahui sebelum membeli bibit sapi pedaging:

Beli lah dari pihak pembibitan sapi potong yang telah terdaftar, legal dan berpengagalaman. Salah satu cirinya ada ada tanda telinga. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa anak sapi telah terdaftar dan jelas silsilahnya.

  • Matanya tampak cerah, bersih dan tidak ada tanda-tanda cacingan.
  • Tidak terganggu pernafasannya serta tidak keluar lendir dari hidungnya.
  • Lakukan perabaan pada kukunya, pastikan tidak terasa panas.
  • Tidak tampak adanya eksternal parasit pada kulit atau bulunya ataupun gangguan lain yang menampakkan kerusakan pada kulit atau kerontokan bulu.
  • Sistem pencernaan yang baik, tidak kembung atau tidak terdapat tanda-tanda mencret pada bagian ekor dan dubur.
  • Pusarnya bersih dan kering, tidak ada tanda-tanda infeksi atau pun lainnya.
  • Bergerak aktif dan tidak malas bergerak.
  • Usahakan pilih pedetan yang berumur lebih dari 2 hari.

Nah, itu adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bibit ternak sapi pedaging.