Cara Membuat Gantungan Kunci Dari Sabut Kelapa

Cara Membuat Gantungan Kunci Dari Sabut Kelapa – Sabut kelapa memang dikenal sebagai bahan baku pembuatan beragam kerajinan. Sebagai contoh kerajinan dari sabut kelapa yaitu jok mobil,keset,pot,vas,gantungan kunci,dll.

Dalam artikel ini kami akan membagikan cara membuat gantungan kunci dari sabut kelapa yang dapat anda jadikan panduan untuk membuatnya dirumah. Berikut ini adalah cara membuat gantungan kunci dari sabut kelapa,simak dan pelajarilah!

Cara Membuat Gantungan Kunci Dari Sabut Kelapa

cara-membuat-gantungan-kunci-dari-sabut-kelapa

Cara Membuat Gantungan Kunci Dari Sabut Kelapa

Bahan Dan Alat:

  1. Sabut kelapa
  2. Lem kayu
  3. Ember/mangkok
  4. Lesung dan penumbuk
  5. Sendok
  6. Cetakan
  7. Lem tembak

Cara Membuat Gantungan Kunci Dari Sabut Kelapa

  1. Ambil sabut kelapa
  2. Cari serbuknya boleh menggunakan teknik menumbuk dilesung. Sabut dicari bagian lunaknya kemudian ditumbuk sehingga serbuknya terpisah dari seratnya.
  3. Pilahlah serbuknya agar tidak bercampur dengan serat sabut kelapa
  4. Campurkan serbuknya dengan lem kayu dengan perbandingan 5 berbanding 1
  5. Setelah campuran merata siapkan cetakan lalu masukkan campuran kedalam cetakan

Manfaat Sabut Kelapa

 

Sabut Kelapa memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sehari hari sama halnya dengan tongseng ayam yang memiliki banyak manfaat. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari sabut kelapa,simak dan pelajarilah!

1. Sabut Kelapa Sebagai Penetralisir Bau Semen Pada Kolam Yang Baru Dibuat

Kolam ikan yang baru saja dibuat sering kali meninggalkan bau semen yang kurang sedap. Hal ini tentunya membuat budidaya ikan memjadi terhambat.

Salah satu cara alami yang ampuh untuk menghilangkan bau semen pada kolam yang baru dibuat, yaitu menggunakan sabut kelapa.

Caranya sangat mudah, cukup  dengan menaburkan sabut kelapa atau bisa dicampur dengan dedaunan yang mudah membusuk dan biarkan selama kurang lebih 1 sampai 2 minggu. Air akan berwarna kecoklatan hingga warna kehijauan, warna air yang berubah tersebut menandakan kolam sudah siap untuk media pembudidayaan ikan.

2. Untuk Sebagai Pupuk Organik

Sabut kelapa memiliki usur hara dan juga kandungan mineral cukup tinggi yang baik untuk pertumbuhan tanaman, maka serabut kelapa ini sangat cocok untuk dibuat menjadi pupuk organik.

Apalagi pupuk organik yang dibuat dari serabut kelapa menyimpan 60% air lebih banyak dibandingkan dengan pupuk biasa. Jadi pupuk organik dari serabut kelapa cocok didaerah yang curah hujannya rendah atau daerah yang sedang dilanda kekeringan.

Bahkan untuk daerah pantai yang berpasir sekaligus, penambahan cocopeat atau sabut kelapa pada pasir panta, bisa sebagai media tanam yang ditaburkan begitu saja.

3.  Sabut Kelapa Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Briket

Anda tentu sering mendengar nama briket berasal dari batubara atau juga tempurung kelapa bukan? dan itu itu betul. Tetapi ternyata sekarang, briket juga dapat dibuat dari bahan serabut kelapa. Jadi anda akan terasa asing jika briket berasal dari serabut kelapa.

Briket yang berbahan dasar sabut kelapa ini memiliki sifat yang lebih ramah lingkungan serta anda akan menekan biaya pembuatan, karena biaya produksi briket sabut kelapa lebih murah dibanding dengan briket dari batubara.

4. Sabut Kelapa Sebagai Bahan Dasar Kerajinan

Satu lagi manfaat dari serabut kelapa yang mungkin sudah tidak asing lagi dilingkungan kita, yaitu serabut kelapa sebagai bahan dasar kerajinan atau merchandise.

Kerajinan dari sabut kelapa sangatlah banyak, apalagi Indonesia memiliki banyak suku didaerah sehingga bisa menghasilkan berbagai macam kerajinan – kerajinan yang unik dari berbagai daerah. Sebagai contoh yaitu yang berupa dompet, tas, dan souvenir – souvenir untuk dijadikan pajangan dan oleh-oleh di tempat pariwisata.

5. Sabut Kelapa Sebagai Penahan Erosi Pada Tebing

Media sabut kelapa yang dipakai dalam teknik ini adalah dengan cara membuatnnya menjadi jaring serabut kelapa atau sering disebut dengan cocomesh.

Pembuatan cocomesh ini diawali dengan cara serabut kelapa dibuatnya menjadi tali ersabut. Kemudian proses selanjutnya adalah mengayam tali tersebut dengan ukuran mash atau jarak tertentu.

Ukuran cocomesh umumnya adalah 2×25 meter atau juga bisa 1,2 x 15 meter, sangat bergantung kepada kondisi kebutuhan.

Dan jarak antar talinya bisa mulai dari 2×2 cm, 3×3 cm dan 4×4 cm.Penggunaan cocomesh ini sudah mulai sangat familiar di kalangan para reklamator tambang.

Karena terbukti sangat efektif untuk menahan erosi bekas tambang, juga mampu menghijaukan kembali area bekas tambang yang dipadukan dengan penumbuhan cover crop, atau biji-bijian penutup lahan.

Ketika cover crop yang disebar pada cocomesh sudah tumbuh, maka langkah selanjutnya bisa dilakukan penanaman mengunakan tanaman keras.

Sambil kalian membuat kerajinan dari sabut kelapa mending anda mencoba terang bulan manis yang sangat cocok untuk menemani anda dalam bekerja atau beraktivitas.

Itulah berbagai macam kerajinan dari sabut kelapa dan juga manfaat dari sabut kelapa. Semoga bermanfaat sukses selalu.

Sekian dan terimakasih

rohmadhon

Sebagai penulis aktif di resepimasakan.net, saya sangat tertarik pada teknologi, khususnya di bidang IT. Saya juga senang berbagi pengetahuan tentang bisnis serta informasi terkini.