Cara Membuat Geplak Gula Merah Khas Betawi

Cara Membuat Geplak Gula Merah -Kue geplak termasuk hantaran pernikahan yang wajib bagi orang betawi.
karena konon kue ini dapat memudahkan proses pernikahan kedua mempelai.
Kue geplak terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan kelapa parut dan gula merah.

sehingga apabila dimakan begitu terasa gabungan dari ketiga bahan-bahan tersebut.

Bagi anda yang ingin belajar membuat kue geplak, berikut ini adalah cara yang mudah dan langsung bisa dipraktekkan dirumah.

Resep kue geplak gula merah Betawi

Bahan dasar :

  • 1 kg kelapa parut tanpa kulit
  • 1,5 kg tepung beras
  • 4 lembar daun pandan

Bahan gula:

  • 1 liter air
  • 1,6 kg gula merah
  • 50 ml jahe cair yang kental
  • 1 sdt garam halus
  • 1 sdt vanili bubuk

Cara membuatnya :

  • Sangrai kelapa parut sampai coklat lalu tumbuk halus, sisihkan
  • Sangrai tepung beras dan pandan aduk sampai pandan kering lalu ayak dan sisihkan
  • Siapkan nampan taburi dengan tepung beras sangrai lalu sisihkan
  • Bahan gula semua dimasak sampai kental dan angkat
  • Aduk kelapa parut sangrai dan tepung beras sangrai sampai rata masukan kedalam nampan
  • Buat lubang ditengah adonan lalu masukan bahan gula yang sudah kental secara perlahan
  • Lalu aduk rata sambil ditekan hingga padat dan dinginkan
  • Angkat kue geplak gula merah dari nampan lalu siap dihidangkan
Mudah bukan sahabat, resep cara membuat kue geplak khas Betawi.
Biasanya pembuat kue geplak gula merah ini sudah sangat jarang sekali berada disekitar Jakarta.
Jikapun ada paling hanya dibuat untuk pesanan saja pada acara-acara tertentu saja seperti.
saat acara lamaran dan lebaran Idul Fitri dan Idul Adha. Karena jarang sekali ada yang bisa membuat kue geplak.

Untuk harga satu loyang kue geplak merah khas betawi ini bisa mencapai 200 ribuan.

Semoga resep kue geplak khas Betawi kali ini, bisa bermanfaat dan menambah koleksi resep sahabat di rumah. Selamat mencoba.

Keunikan Kue Geplak Gula Merah Khas Betawi

Kue Geplak namanya, kue khas Betawi yang satu ini mungkin sudah jarang ditemukan di tempat-tempat penjual kue khas Betawi yang ada di Jakarta.

Kue bercita rasa manis dan bertekstur lembut ini menjadi salah satu kue hantaran pengantin dalam tradisi adat pernikahan masyarakat Betawi.

Kue yang memiliki warna dominan putih kecoklatan ini terbuat dari beras yang agak pera.

Beras tersebut kemudian digiling hingga menjadi tepung kemudian disangrai.

Setelah itu baru dicampurkan kelapa parut yang juga sudah disangrai.

Adonan ini kemudian dicampur dengan gula pasir yang sudah dicairkan hingga mengental dan selagi panas diaduk-aduk hingga adonan padat.

Menurut salah satu pembuat geplak yang berada di kawasan Bintaro, pembuatan kue geplak memang sedikit repot apalagi ketika dalam kondisi panas harus diaduk dengan tangan.

“Setelah diaduk dengan tangan, kemudian dicetak di tenong atau wadah lalu diratakan dengan tangan dengan setengah dipukul.

Itulah mengapa kue ini disebut dengan sebutan geplak” Ungkap Nafsiah, salah satu pembuat geplak di Bintaro.

Kue geplak memiliki ketahanan hingga 3 sampai 7 hari. Bila di letakan di lemari pendingin ketahanan kue geplak bisa semakin lama dan membuat rasanya akan semakin renyah.

Baca Juga Oleh-Oleh Khas Kota Jogjakarta

Macam-Macam Geplak :

 

Ketika kita berwisata di kota Yogyakarta terutama daerah Bantul pasti kita sering menemui sebuah jajanan atau kue untuk oleh-oleh yang berwarna-warni, dan jika dimakan rasanya sangat dominan dengan rasa manis.

Kue ini memiliki nama Geplak yang dibuat menggunakan adonan parutan kelapa dan gula yang sudah sangat populer di masyarakat.

Dan kabarnya saat ini juga tidak hanya tersedia di kota Yogyakarta saja, akan tetapi sudah tersebar luas di seluruh nusantara.

Kabarnya kue Geplak khas Bantul ini sudah ada sejak jaman kolonial Belanda.

karena pada masa itu daerah ini sebagai salah satu sentra penghasil gula tebu.

Akan tetapi apabila ditinjau dari letak geografisnya, Bantul terletak di pesisir selatan yang juga sebagai daerah penghasil buah kelapa sehingga oleh sebab itu secara otomatis juga penghasil gula kelapa.

Tidak hanya Geplak khas Bantul Yogyakarta, nyatanya juga ada kue sejenis lain dari Betawi yang diberi nama Geplak Betawi atau Geplak Bakar yang pastinya juga mempunyai rasa yang sangat khas.

Berdasarkan dari sebuah sumber, terdapat geplak betawi yang dibuat khusus untuk berbagai keperluan acara/kegiatan seperti hantaran pengantin Betawi.
hidangan keluarga Betawi, da juga perayaan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Namun sayangnya kue khas dari Betawi ini kabarnya sekarang sulit untuk dijumpai dipasaran dan hanya ada dibeberapa tempat saja, itupun juga terbatas.

Menariknya lagi tak hanya kedua jenis Geplak diatas, dalam perkembangannya Geplak yang pada umumnya dibuat menggunakan parutan kelapa setengah tua.

di sekitar daerah Getasan Kaupaten Semarang terdapat daerah yang mengembangkan kue ini dengan cara membuat Geplak yang cara membuatnya menggunakan buah Waluh atau Labu.

Geplak Waluh ini diciptakan oleh Nanik bersama suaminya yang bernama Slamet, karena mereka melihat berlimpahnya ketersediaan buah Labu didaerah sekitar tempat mereka tinggal.
Kabarnya Geplak Waluh juga sudah tersebar dibeberapa daerah untuk oleh-oleh, dan apabila anda sedang berlibur ke Kota Salatiga.

anda juga bisa mendapatkannya dibeberapa toko oleh-oleh dikota tersebut, atau berkunjung langsung ke tempat produksi Geplak Waluh di Getasan Kab.Semarang sekitar 10KM dari Salatiga.

Nah seperti itulah macam-macam kue Geplak manis yang dapat menambah aneka ragamnya  kue-kue khas tradisional Indonesia.

Mungkin saja di kemudian hari kue Geplak juga akan bertambah jenisnya dibeberapa daerah yang berbeda.
sehingga bagi kalian para penggemar kuliner menjadi semakin dimanjakan akan hadirnya beraneka ragam kue khas tradisional.
Sekian Artikel Mengenai Cara Membuat Geplak Gula Merah ,Bagi yang sudah membaca saya ucapkan terimakasih