Cara Ternak Kambing Modern yang Mudah dan Menguntungkan

Dibandingkan ternak kambing secara konvensional, cara ternak kambing modern dinilai lebih menguntungkan dan efisien. Metode ini mampu meningkatkan produktivitas peternakan kambing.

Tidak heran bila saat ini para peternak kambing lebih memilih untuk menerapkan konsep modern dalam beternak kambing. Jadi, mulai dari pemilihan anakan kambing sampai perawatan akan dilakukan lebih profesional.
Lantas, bagaimana cara ternak kambing modern yang baik dan benar?Maka  Simaklah beberapa ulasan berikut ini!

Cara Ternak Kambing Modern yang Menguntungkan.

Hingga kini usaha peternakan kambing masih diminati oleh masyarakat sebab mempunyai potensi pasar yang besar. Di samping itu, kambing pun termasuk hewan ternak yang relatif mudah dipelihara serta bernilai ekonomi tinggi.
Akan tetapi, bila peternakan masih menerapkan sistem konvensional, kemungkinan produktivitas kambing tidak akan optimal. Oleh sebab itu, ternak kambing dengan sistem modern dan profesional sebaiknya diterapkan oleh peternak bila ingin hasil lebih baik.
Dalam situs mangunranan.kec-mirit.kebumenkab.go.id, disebutkan bahwa peternakan dengan konsep modern dinilai amat menguntungkan sebab biaya yang cukup murah juga efisien. Berikut caranya:

1. Pembuatan Kandang

Kandang dibuat sekokoh mungkin dari bahan kayu maupun bambu. Selain itu, pastikan pula kandang mempunyai ventilasi baik, bersih, dengan suhu yang nyaman. Rancang kandang sedemikian rupa sehingga kambing mampu bergerak leluasa.

Kandang kambing modern memiliki beberapa model yang bisa Kawan pilih sesuai dengan kebutuhan. Beberapa model itu adalah:

  • Kandang Panggung: merupakan kandang yang lantainya berada di atas lahan tanah dengan jarak tertentu. Kandang ini kurang lebih mirip seperti rumah panggung.
  • Kandang Lemprak: merupakan kandang yang menggunakan tanah/lahan sebagai lantai kandangnya. Bagian atas tanahnya lalu diberi lapisan jerami supaya kaki kambing tidak kotor.
  • Kandang Koloni: model kandang modern yang membiarkan kambing berkelompok dalam satu ruangan kandang. Model kandang ini bisa berbentuk kandang panggung atau kandang lemprak.
  • Kandang Individu: kebalikan dari kandang koloni, kandang ini membuat kambing harus domba terpisah satu sama lain dengan menggunakan sekat.
  • Kandang Kombinasi: merupakan gabungan dari model kandang panggung dan lemprak. Untuk bisa membuat model kandang ini, Kawan harus memiliki lahan yang luas.

Apa pun model kandang kambing yang Kawan pakai, pastikan kandangnya sudah memenuhi berbagai kriteria, yakni:

  • Wajib menggunakan atap yang tahan dari sinar matahari. Biasanya, atap semacam ini berbentuk genting yang terbuat dari tanah.
  • Dinding kandang harus bercelah supaya udara dan sinar matahari bisa masuk dengan mudah. Dinding bisa terbuat dari kayu, bambu, atau baja ringan.
  • Pastikan lantai kandang terbuat bahan yang cepat kering dan mudah dibersihkan.
  • Pastikan feses dan urine kambing terpisah sehingga tidak menimbulkan bau.

2. Pemilihan Bibit Kambing

Pilihlah anakan atau bibit kambing yang unggul untuk diternak. Ciri-cirinya antara lain mempunyai bulu yang halus, tampak sehat, tidak cacat, aktif, mata cerah, kaki kokoh, serta berusia sekitar 8-12 bulan.Tanda -tanda ternak kambing yang baik :
  1. Mulut dicari yang datar/papak
  2. Kepala diusahakan yang besar sesuai dengan badannya
  3. Leher besar dan bergelambir (kambing)
  4. Punggung dipilih yang datar jangan yang melengkung
  5. Perut diusahakan pilih yang tulang rusuk/iganya jangan terlalu melengkung
  6. Kaki dicari yang tegak dan besar kuku tegak (Jangan melengkung)
  7. Alat kelamin (jantan /betina lengkap )

Selain tersebut diatas yang perlu diperhatikan :

  1. Menentukan umur dengan cara (bisa melihat gigi) (1.1= 1-2 th ) (1.2 = 2-3 th)(l.3 = 3-4 th) (I. 4 = 4-5 th)
  2. Membedakan jenis kelamin
  3. Melihat bentuk badan (dari atas, depan, dan samping)
  4. Melihat bentuk ambing apabila kambing tersebut (kambing perah)
  5. Informasi tentang silsilah ternak tersebut mengunakan kartu ternak/recording dan jangan pilih yang inbriding (minimal sampai keturunan yang ke 6 )

3. Pemberian Pakan

Para peternak modern tidak perlu mencari rumput sebagai pakan kambing-kambingnya. Makanan dapat diambil dari berbagai limbah tanaman seperti jerami padi atau sisa tanaman jagung, yang selanjutnya diolah menggunakan teknik fermentasi serta silase.

4. Perawatan

Perawatan rutin penting dilakukan supaya kesehatan kambing terja2ga. Pastikan kambing diberi vaksin guna mencegah penyakit atau infeksi menular, lakukan pemeriksaan secara menyeluruh, pemotongan kuku, pemisahan kambing jantan dan betina, hingga pembersihan kandang.

5. Pemeliharaan Lingkungan

Dalam ternak kambing modern, pemeliharaan lingkungan perlu diperhatikan. Kelola limbah peternakan dengan benar, jaga kebersihan kandang dan ternak, serta hindari pencemaran air maupun udara.

6. Pemasaran Efektif

Peternak modern sering memanfaatkan media sosial atau platform online untuk mempromosikan ternaknya. Dengan demikian, jangkauan pasar pun lebih luas.
Cara ternak kambing modern menjadikan produktivitas peternakan meningkat sehingga berpengaruh terhadap hasil yang diperoleh. (DN)