Disini saya akan membahas tentang jenis-jenis barang tambang dan persebarannya. Apa itu barang tambang? barang tambang yaitu suatu hasil tambang yang di keloloh. Barang tambang itu memliliki banyak jenis.

Adajuga barang tambang dari emas asli dan ada juga dari kuningan. Kita dapat menemukan Jenis-barang tambang itu cukup gampang. Dan selain itu kita sudah di permudah dengan alat yang cangil untuk menambang.

Batu bara Jenis Jenis Barang Tambang Dan Persebarannya

batu bara

yaitu salah satu bahan bakar fosil. Pengertian umumnya yaitu batuan sedimen yang dapat terbakar, terbentuk dari endapan organik, utamanya adalah sisa-sisa tumbuhan dan terbentuk melalui proses pembatubaraan.  Terdapat Unsur-unsur utamanya terdiri dari karbon, hidrogen dan oksigen.

Batu bara juga yaitu batuan organik yang memiliki sifat-sifat fisika dan kimia yang kompleks yang dapat ditemui dalam berbagai bentuk. Jenis-jenis barang tambang ini juga dapat di jadikan cara bermain saham bukan hanya uang saja tapi batubara juga bisa.

Jenis-jenis barang tambang ini memiliki beberapa kategori berdasar unsur karbon yang dikandung di dalamnya. Semakin tinggi tingkat karbon maka akan semakin tinggi juga hitam warna batu bara.

Berdasar itu batu bara mepunyai jenis Antrasit (kadar karbon 86-98%), Bituminus (kadar karbon 68-86%), Sub-bituminus (sedikit kandungan karbon dan banyak kandungan air). Lignit (kadar karbon 35-75%, memunyai warna coklat dan dikenal lunak dan ringan), Gambut (berpori-pori dengan kadar air hingga 75%).

Selain itu proses dalam pengambilan atau penambangan batu bara dari perut bumi memerlukan energi yang besar dan juga menghasilkan berbagai produk sampingan. Aktifitas ini sangat erat kaitannya dengan dampak negatif dari lingkungan, kesehatan, dan perubahan iklim.

Umur batu bara

Pembentukan batu bara memerlukan kondisi-kondisi tertentu yang hanya terjadi pada era-era tertentu sepanjang sejarah geologi. Zaman Karbon, kira-kira 340 juta tahun yang lalu (jtl), yaitu masa pembentukan batu bara yang paling produktif di mana hampir seluruh deposit batu bara (black coal) yang ekonomis di belahan bumi bagian utara terbentuk.

Pada Zaman Permian, kira-kira 270 jtl, juga terbentuk suatu endapan-endapan batu bara yang ekonomis di belahan bumi bagian selatan. Seperti  Negara Australia, dan berlangsung terus hingga ke Zaman Tersier (70 – 13 jtl) di berbagai belahan bumi lain.

Materi Pembuatan Batu Bara

Hampir seluruh bahan pembentuk batu bara yang berasal dari tumbuhan. Jenis-jenis tumbuhan pembentuk oleh batu bara dan umurnya menurut Diessel (1981) adalah sebagai berikut:

  • Alga, dari Zaman Pre-kambrium hingga sekarang Ordovisium dan bersel tunggal. Sangat sedikit endapan batu bara dari periode saat ini.
  • Silofita, dari Zaman Silur hingga Devon Tengah, merupakan turunan dari alga. Sedikit endapan batu bara dari periode ini.
  • Pteridofita, umur Devon Atas hingga Karbon Atas. Materi utama pembentuk batu bara berumur Karbon di Eropa dan Amerika Utara. Tetumbuhan tanpa bunga dan biji, berkembang biak dengan spora dan tumbuh di iklim hangat.
  • Gimnospermae, kurun waktu mulai dari Zaman Permian hingga Kapur Tengah. Tumbuhan heteroseksual, biji terbungkus dalam buah, semisal pinus, mengandung kadar getah (resin) tinggi. Jenis Pteridospermae seperti gangamopteris dan glossopteris adalah penyusun utama batu bara Permian seperti di Australia, India dan Afrika.
  • Angiospermae, dari Zaman Kapur Atas hingga kini. Jenis tumbuhan modern, buah yang menutupi biji, jantan dan betina dalam satu bunga, kurang bergetah dibanding gimnospermae sehingga, secara umum, kurang dapat terawetkan.

Nikel Jenis Jenis Barang Tambang Dan Persebarannya

Nikel

yaitu unsur kimia metalik dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ni dan nomor atom 28.

Nikel memiliki sifat tahan karat. Dalam keadaan murni, nikel bersifat lembek, tetapi jika dipadukan dengan besi, krom, dan logam lainnya, dapat membentuk sebuah baja tahan karat yang keras.

Perpaduan nikel, krom dan besi dapat menghasilkan baja tahan karat (stainless steel) yang banyak diaplikasikan pada peralatan dapur (sendok, dan peralatan memasak), ornamen-ornamen rumah dan gedung, serta komponen industri.

Pengolahan Nikel

Nikel ditemukan oleh seorang Cronstedt pada tahun 1751 dalam mineral yang disebutnya kupfernickel (nikolit). Nikel yaitu suatu komponen yang ditemukan banyak dalam meteorit dan menjadi ciri komponen yang membedakan meteorit dari mineral lainnya.

Meteorit besi atau siderit, dapat menghasilkan alloy besi dan nikel berkadar 5-25%. Nikel diperoleh secara komersial dari pentlandit dan pirotit di kawasan Sudbury Ontario, sebuah daerah yang mengolah 30% kebutuhan dunia akan nikel. Deposit nikel lainnya ditemukan di Kaledonia Baru, Australia, Cuba, dan Indonesia.

Berdasarkan tahapan proses, pengolahan nikel dapat dilakukan dalam tiga tahapan proses, adalah Tahap Preparasi, Tahap Pemisahan, dan Tahap Dewatering. Kegiatan pada pengolahan ini bertujuan untuk membebaskan dan memisahkan mineral berharga dari mineral.

Yang tidak berharga atau mineral pengotor sehingga setelah dilakukan proses pengolahan dihasilkan konsentrat yang bernilai tinggi dan tailing yang tidak berharga lebih. Metode yang dipakai berbeda-beda tergantung dari sifat kimia, sifat fisika, sifat mekanik dari mineral itu sendiri.

Nikel merupakan logam yang berwarna putih keperak – perakan, ringan, kuat antin karat, bersifat keras, mudah ditempa, sedikit ferromagnetis, dan merupakan konduktor yang agak baik terhadap panas dan listrik.

Dua Jenis Nikel

Secara umum, mineral bijih di alam ini dibagi dalam 2 (dua) jenis yaitu adalah mineral sulfida dan mineral oksida. Begitu pula dengan bijih nikel, ada sulfida dan ada juga oksida.

Masing-masing memiliki karakteristik sendiri dan cara pengolahannya pun juga tidak sama. Dalam bahasan kali ini akan dibatasi pengolahan bijih nikel dari mineral oksida (Laterit).

Bijih nikel dari mineral oksida (Laterite) ada dua jenis yang umumnya ditemui yaitu oleh Saprolit dan Limonit dengan berbagai variasi kadar.

Perbedaan menonjol dari 2 jenis bijih ini adalah kandungan Fe (Besi) dan Mg (Magnesium), bijih saprolit. Memiliki kandungan Fe rendah dan Mg tinggi sedangkan limonit sebaliknya.

Bijih Saprolit dua dibagi dalam 2 jenis nikel berdasarkan kadarnya yaitu HGSO (High Grade Saprolit Ore) dan LGSO (Low Grade Saprolit Ore), biasanya HGSO mempunyai kadar Ni ≥ 2% sedangkan LGSO mempunyai kadar Ni.

Itulah jenis-jenis barang tambang yang saya ketahui. Dan masih banyak lagi ulasan tentang jenis jenis barang tambang itu. Semoga artikel tentang jenis-jenis barang tambang ini bermanfat bagi kalian semua. juga bisa di jadikan cara bermain saham modal kecil.

Cukup sekian ualasan yang saya tulis tentang jenis-jenis barang tambang ini. Dan selepas kalian membaca tentang jenis-jenis barang tambang dan penyebarannya ini.