Pendapat Tentang Sampah Plastik

Pendapat Tentang Sampah Plastik

Pendapat Tentang Sampah plastik hingga kini masih menjadi suatu persoalan serius bagi Indonesia dan juga negara lain di dunia. Di Nusantara ini, sampah plastik ini tak hanya dijumpai di wilayah darat saja. Tapi juga sudah menyebarluas ke sebuah wilayah di laut.

Semua pihak dihimbau untuk terus terlibat dalam suatu penanganan sampah plastik yang ada di lautan. Serta pendapat tentang sampah plastik bagi lingkungan sekitar. Supaya masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Koalisi seluruh Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) mencatat. Setiap tahun sedikitnya sebanyak sekitar 1,29 juta ton sampah dibuang ke sungai dan bermuara di lautan. Dari jumlah itu, sebanyak sekitar 13.000 plastik mengapung di setiap kilometer persegi setiap tahunnya.

Fakta tersebut menasbihkan negara Indonesia menjadi negara nomor dua di dunia dengan produksi sampah plastik terbanyak di lautan. Indonesia dikenal dengan negara yang mempunyai sampah terbesar di dunia.

Sekretaris Jenderal KIARA Susan Herawati mengatakan bahwa, semakin banyak sampah plastik yang di lautan. Maka semakin besar juga ancaman bagi kelestarian ekosistem di laut. Meski ancaman kerusakan itu tak hanya berasal dari sampah plastik.

Susan menjelaskan juga, tentang ancaman kerusakan ekosistem di laut. Juga disebabkan oleh suatu pencemaran industri, penangkapan ikan berlebih, reklamasi pantai,serta pengasaman laut sebagai dampak perubahan iklim.

Kondisi itu juga, harus segera dicarikan suatu solusi untuk menyelamatkan ekosistem laut yang bermanfaat sangat banyak untuk masyarakat. Serta pendapat tentang sampah plastik juga harus dikaitkan dengan lingkungan sekitar.

Khusus untuk sampah plastik ini, Susan sudah menyebutkan, Indonesia hanya kalah dari negara Tiongkok saja dalam hal produksi tahunan dan mengungguli 18 negara dari total 20 negara di dunia yang produksi sampah plastik di laut yang tinggi.

Fakta lain tentang sebuah sampah plastik, menurut Susan itu, dalam siklus  sekitar 11 tahun. Jumlah plastik ini mengalami peningkatan hingga dua kali lipat, dengan jumlah kemasan serta bungkus makanan atau minuman.

Dana Dari Gotong Royong

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di tempat yang terpisah menjelaskan, penanganan suatu sampah plastik terus dilakukan oleh Pemerintah Indonesia melalui rencana aksi nasional (RAN) yang melibatkan lintas instansi.

Serta dan pemerintah daerah di seluruh dari provinsi. Keterlibatan itu juga, salah satunya untuk keperluan suatu pendanaan penanganan sampah plastik. Itu juga pendapat tentang sampah plastik yang ada di negara indonesia.

Luhut mengatakan bahwa, dana yang diperlukan untuk suatu penanganan sampah plastik sedikitnya mencapai USD1 miliar atau setara dengan Rp13,6 miliar. Dana tersebut juga, akan digunakan untuk suatu periode lima tahun hingga 2025 mendatang.

Untuk sekarang ini, Pemerintah juga akan menggalang dana dari 14 kementerian dan pemerintah daerah juga, termasuk juga pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi. Serta pendapat tentang sampah plastik yang selalu menjadi pembicaraan.

“Kita perlahan juga terus laksanakan dan kontinu. Kita juga sadar ini tidak bisa sekaligus, tapi harus bertahap. Yang paling susah itu, menyadarkan masyarakat tentang suatu pentingnya membuang sampah pada tempatnya, bukan sembarangan dan apalagi membuang ke laut.

Tak hanya melibatkan suatu instansi pemerintah, Luhut juga meminta keterlibatan dari semua pihak swasta dalam melakukan penanganan sampah plastik. Produksi sampah ini juga banyak berasal dari swasta melalui berbagai sektor yang dikelola dan dijalankan oleh mereka.

Hayati Dari Laut

pendapat tentang sampah plastik

Lebih jauh dari Safri Burhanuddin mengungkapkan, jika ada sampah plastik di laut tidak dicegah produksinya. Maka itu akan mengancam suatu keberadaan biota laut yang jumlahnya sangat banyak dan beragam.

Tak hanya itu pula, sampah plastik ini bersama mikro plastik yang ada di laut juga bisa mengancam kawasan pesisir yang memang sangat rentan. Dengan ancaman ini yang terus meningkat. Itu juga pendapat tentang sampah plastik yang merajalela.

Berbagai upaya yang terus dilakukan Pemerintah Indonesia untuk bisa mengurangi dan menurunkan produksi sampah plastik di laut. Upaya yang dilakukan itu, melalui suatu penanganan yang terintegrasi, baik dari tataran kebijakan sampai pengawasan implementasi.

Tentang RAN Sampah Plastik Laut ini, Safri juga menjelaskan, itu terdiri dari sebuah empat pilar utama. Yaitu sebuah perubahan perilaku, mengurangi sebuah sampah plastik yang berasal dari daratan, mengurangi jumlah sampah plastik di daerah pesisir dan laut.

Di sisi lain juga, Safri menyebut ini, sejalan dengan suatu penyusunan rencana aksi. Kolaborasi Bilateral ini, Regional juga kerja sama dengan Pemerintah dan swasta terus digalang untuk mengendalikan sampah plastik laut.

Upaya pengendalian yang mutlak dilakukan melalui pemantauan dan pengumpulan sampah plastik dari laut dengan menggunakan teknologi yang relevan untuk menjamin hasilnya. Serta pendapat tentang sampah plastik yang ada di lingkungan.

Itulah ulasan mengenai sebuah pendapat tentang sampah plastik yang berada di lingkungan. Semoga bisa berguna dan bermanfaat untuk anda semua. Serta juga bisa menjadi pembelajaran untuk anda semua di rumah. Sekian dan Terima Kasih.