Cara Fermentasi Pakan Kambing Secara Mudah dan Efisien

Cara fermentasi pakan kambing tentunya tidak mudah bagi para pemula, maka dari itu artikel ini akan membantu Anda untuk memberikan cara fermentasi pakan kambing secara mudah dan efisien.

Cara Fermentasi Pakan Kambing

Cara Fermentasi Pakan Kambing

Salah satu masalah yang menguntungkan bagi peternak adalah pakan ternak. Kualitas dan pakan yang terjamin tentunya dituntut untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Namun, biasanya pakan seperti itu sangat mahal. Jadi kita harus membuat fermentasi pakan kambing

Oleh karena itu diperlukan inovasi pakan ternak modern yang murah. Dan sering dijumpai dan dibuat dari limbah seperti jerami dan pohon pisang (debog).

Fermentasi Pakan Kambing

ermentasi pakan kambing

Fermentasi pakan kambing sangat cocok dan baik bila peternak menggunakannya saat musim kemarau atau saat terjadi bencana alam. Karena memfermentasi pakan kambing jauh lebih nyaman.

Selain itu, ukuran pola makan dan gizinya sangat bagus, harganya juga terjangkau. Kemudian kita bisa menyimpannya untuk waktu yang relatif lama dan sekaligus untuk peternak kambing. Dan bisa juga dibuat dengan bahan sederhana seperti jerami padi yang difermentasi atau pembuatan pakan fermentasi jerami padi.

Cara Memberikan Hasil Fermentasi pada Ternak

Setelah kami memfermentasi pakan kambing yang kami buat, ada tanda yang sesuai dengan fermentasi pakan ternak yang kami buat. Sekarang tentu saja kita bisa memberikan pakan ini kepada kambing kita.

Berikut ini adalah hal yang perlu diperhatikan saat pemberian pada kambing yang ingin memakan pakan hasil fermentasi yang telah selesai kita buat. Antara lain:

  1. Sebelum diberikan pakan fermentasi pada kambing, pakan hasil fermentasi diberi ventilasi sekitar seperempat jam. Hal ini agar pakan yang difermentasi tidak menjadi lembab dan panas saat dimakan kambing ternak.
  2. Pastikan kambing menyukainya dan mau memakannya.
  3. Berikan pakan fermentasi untuk kambing ternak pada pagi atau sore hari setelah kambing makan daun hijau atau rumput hijau. Hal tersebut dilakukan agar ternak kambing tidak kaget dengan pakan fermentasi yang kami berikan.
  4. Selama fermentasi pakan kambing yang tidak terkena sinar matahari langsung dan hujan, fermentasi bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Tips Pemberian Fermentasi pada Kambing

Tips Pemberian Fermentasi Pakan Kambing

Di dunia digital saat ini, semuanya dilakukan sepenuhnya dengan teknik dan pemrosesan yang baik. Lain halnya dengan budidaya dan ternak kambing. Berikut tips cara menawarkan fermentasi pada kambing.

  • Kita perlu memprioritaskan pakan segar yang tentunya jauh lebih baik agar dapat memberikan pakan yang cukup.
  • Udara tidak boleh terlambat karena cara ini sangat berbeda dengan metode Comboran yang waktu pemberiannya hanya sekali dalam sehari.
  • Saat menggunakan bahan fermentasi yaitu sejenis jerami, rumput lapangan dan lainnya dilarang menggunakan bahan yang diluar nalar.
  • Cara fermentasi ini sebaiknya hanya dilakukan pada kambing yang tentunya memiliki masa penggemukan sekitar 3 bulan. Setelah itu kita bisa berenang atau cocok digunakan pada musim kemarau.
  • Penggunaan fermentasi yang berlebihan pada kambing betina berdampak negatif terhadap asal-usul genetik kambing tersebut.
  • Untuk mencapai retensi lemak lebih cepat, Anda juga harus memberikan pakan lain untuk sapi Anda selain pakan fermentasi, mis. B. dedak padi, sekam kedelai, sekam kopi dan lain-lain. Oleh karena itu sebaiknya pakan hasil fermentasi ini hanya digunakan di tempat yang berdekatan, misalnya saat musim kemarau panjang dan musim hujan yang terlalu panjang.

Demikian mengenai cara fermentasi pakan kambing yang bisa kalian ketahui. Dengan pakan sehat dan bergizi untuk kambing, nantinya kambing akan jauh lebih sehat. Semoga bermanfaat.