Di artikel saya kali ini akan membahas tentang pembuatan pakan fermentasi jerami padi yang prakstis. Fermentasi jerami padi ini dapat dijadikan sebagi pakan ternak yang baik untuk hewan ternak anda seperti sapi atau kambing.

Salah satu jenis pakan ini berbahan dasar jerami padi yang sudah melalui proses fermentasi. Proses ini tidak akan merubah atau mengurangi zat yang terkandung di dalamnya. Mari langsung saja simak di bawah ini tentang pembuatan pakan fermentasi jerami padi yang praktis.

Pengolahan Jerami Padi

Apakah anda pernah mengalami hambatan atau kesulitan dalam mencari pakan untuk ternak anda seperti sapi, kambing atau domba? Pernahkah juga anda merasa terbebani saat anda mencari pakan ternak dengan menyita waktu yang lama?

Sekarang anda tidak perlu khawatir lagi dalam menyiapkan pakan ternak tersebut. Karena untuk sekarang ini sudah banyak cara untuk menyiapkan pakan ternak yang praktis.

Salah satu caranya yaitu dengan memanfaatkan bahan – bahan yag ada di lingkungan anda untuk dijadikan pakan ternak. Akan tetapi anda juga tidak boleh melalaikan komposisi pakan ternak yang anda gunakan dapat memenuhi kebutuhan gizi ternak atau tidaknya.

Bahan yang dapat dijadikan pakan ternak adalah jerami salah satunya. Ketersediaannya yang cukup melimpah sehingga mudah untuk didapatkan di hampir seluruh daerah.

Pada saat musim panen telah datang banyak sekali tumpukan jerami yang terhampar di sekitar lahan sawah. Tetapi sampai saat ini pemanfaatannya belum bisa optimal. Sebagian digunakan untuk pakan ternak sapi, sebagian ada yang digunakan untuk bahan pupuk dan sisanyay hanya dibakar.

Jerami sendiri merupakan salah satu pakan  sumber hijauan untuk ternak yang mengandung nutrisi cukup banyak serta mengandung protein kasar yang dibutuhkan hewan ternak.

Sebenarnya untuk dijadikan pakan ternak jerami padi kurang memenuhi syarat karena kandungan lignin dan siilicia dii dalamnya terlalu banyak. Adanya kandungan kedua zat tersebut dapat menyebabkan kandungan gizi sulit untuk dicerna hewan ternak.

Jika pemberian jerami untuk hewan ternak dalam keadaan segar dalam artian belum melalui proses fermentasi makan akan sia – sia saja. Hal itu terjadi karena nutrisi dalam jerami padi tidak dapat terserap oleh hewan ternak dengan baik.

Maka dari itu anda harus mengolahnya terlebih dahulu sebeelum memberikannya untuk hewan ternak. Anda perlu menghilangkan zat lignin dan siilicia. Untuk menghilangkan kedua zat tersebut sebenarnya ada beberapa cara.

Berikut ini metode untuk mengolah jerami padi agar menjadi pakan yang berkualitas dan lebih bergizi :

1. Pakan Ternak Amoniasi Jerami

Pakan Ternak Amoniasi Jerami

Pakan hijaun yang tersedia secara berkelanjutan adalah sesuatu yang perlu diutamakan dalam peningkatan hasil dari hewan ternak ruminansia, khususnya sapi. Ada kalanya musim di Indonesia adalah musim kemarau yang berkepanjangan.

Jika peternak mengalami kesulitan dalam menyediakan pakan hijuan, maka sebagai peternak harus kreatif mencari pakan selain pakan hijaun. Di sini salah satu teknologi yang sederhana yaitu Amoniasi Jerami untuk pakan ternak.

Cara Pengolahan :

Pada prinsipnya, kita menambah amoniak pada jerami padi (Jerami Amoniasi). Ini bertujuan agar memecahkan ikatan lignin Selulosa yang sangat kuat sehingga sulit untuk dicerna oleh sapi, menjadi karbohidrat yang sederhana. Sehingga jerami yang telah diamoniasi akan lebih mudah dicerna oleh ternak.

 Bahan :

  • Jerami Padi
  • Urea
  • Air

Alat :

  • Lembaran Plastik
  • Timbangan
  • Ember Plastik
  • Sabit
  • Lubang tempat penimbunan jerami.

Langkah – langkah pengolahan :

  • Siapkan jerami sesuai dengan kebutuhan lalu potong dengan ukuran kira – kira 10 cm
  • Sediakan urea sebanyak 6% dari bobot jerami padi, air bersih sebanding dengan jumlah jerami padi. Dari Jumlah air tersebut 30% digunakan untuk melarutkan urea yang sudah disiapkan.
  • Membuat lobang di tanah dengan ukuran dalamnya sekitar 1 m, lebar 0,75m, dan panjang disesuaikan dengan jumlah jerami padi yang diolah sebelum jerami padi ditimbun, berilah alas pada dasar wadah plastik.
  • Masukkan jerami padi yang telah dipotong – potong kedalam lubang. Sehingga membentuk lapisan – lapisan setebal 10 – 20 cm. Setelah itu semprot larutan urea pada lapisan jerami padi secara merata. Setelah itu semprot menggunakan air bersih. Kemudian lapisan jerami padi tersebut diinjak – injak hingga padat.
  • Jika penumpukan jerami padi selesai, makan tutuplah dengan rapat menggunakan plastik. Setalah 21 hari atau 1 bulan tutup plastic sudah dapat dibuka dan jerami amoniasi sudah dapat dipergunakan sebagai pakan ternak.
  • Sebelum diberikan pada ternak sapi, jerami aminiasasi sebaiknya diangin – anginkan terlebih dahulu.

2. Pakan Ternak Pembuatan Fermentasi Jerami Padi

Pakan Ternak Pembuatan Fermentasi Jerami Padi

Pembuatan pakan fermentasi ini sama seperti cara membuat tape. Menggunakan ragi agar dapat dicerna oleh hewan ternak. Cara pembuatannya yaitu sebagai berikut :

Alat dan Bahan :

Ember, Lahan untuk penyimpanan, Jerami padi, air, dan starbio rami pluss.

Cara Pembuatan :

  1. Siapkan jerami kemudian taburkan di tempat yang sudah disediakan
  2. Tumpuk jerami kemudian padatkan dengan cara diinjak – injak
  3. Siram jerami hingga semuanya benar – benar basah secara merata
  4. Taburi starbio pada jerami yang sudah disiram hingga basah tadi hingga merata
  5. Lakukan proses yang sama sampai semua jerami habis
  6. Tutup tumpukan padi menggunakan plastik atau bisa juga menggunakan terpal
  7. Diamkan selama 2-3 minggu
  8. Sebelum diberikan untuk hewan ternak sebaiknya diangin – anginkan terlebih dahulu

Anda juga dapat menambahkan konsentrat untuk menambah nilai gizi di dalamnya. Keuntungan jika menggunakan metode ini selain dapat dicerna dengan baik, pakan fermentasi jerami padi ini memiliki daya tahan yang baik. Sehingga anda dapat menggunakannya sewaktu – waktu tanpa mencari pakan lagi.

3. Pakan Ternak Silase Jerami

Pakan Ternak Silase Jerami

Salah satu materi dari pelatihan/ permagangan petani di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Sedana Sari Kabupaten Badung adalah pembuatan silase jerami padi. Apa itu silase?

Silase adalah pakan yang telah diawetkan dan diproses bahan bakunya berupa hijauan pakan ternak yang telah difermentasikan oleh bakteri asam laktat dalam suasana asam dan anaerob (berproses tanpa oksigen) untuk memacu terbentuknya suasana asam dapat ditambahkan aditif berupa karbohidrat yang mudah dicerna seperti tetes tebu dan dedak.

Tujuan dari pembuatan silase adalah untuk mensiasati persediaan pakan ternak di musim kemarau, menampung kelebihan hijauan pada musim penghujan agar nisa dimanfaatkan secara optimal serta mendayagunakan limbah hasil pertanian seperti jerami padi dan jagung.

Tentu saja silase jerami ini sebagai solusi tepat yang bisa dipakai oleh petani di daerah Kabupaten Badung yang mempunyai banyak peternakan. Rata-rata peserta adalah petani yang mempunyai ternak sapi dan memerlukan cadangan pakan disaat musim kemarau.

Sehingga materi ini sangat penting bagi petani yang mengikuti permagangan. Peserta sangat antusias melakukan kegiatan praktek pembuatan silase jerami, karenanya hal ini sangat inovatif dan aplikatif bagi mereka, daripada bersusah payah mencari hijauan apalagi disaat musim kemarau tiba.

Nilai gizi silase setara dengan atau bahkan bisa lebih dengan adanya tambahan karbohidrat, bisa disimpan lebih lama dan disukai ternak karena mudah dicerna dan mengeyangkan.

Demikian artikel yang dapat saya tulis tentang pembuatan pakan fermentasi jerami padi yang praktis. Anda juga dapat mempelajari tentang Pakan Kambing Fermentasi Kering Yang Mudah Dibuat.