Halo semuanya, apa kabar? Diartikel kami kali ini akan mengulas tentang beberapa cara jitu menurunkan darah tinggi yang benar dan sehat.

Apa itu darah tinggi? Tekanan darah tinggi ataupun hipertensi merupakan keadaan pada tekanan darah yang berada pada 130/80 mmHg atau lebih.

Kondisi ini dapat menjadi berbahaya, karena jantung dipaksa memompa darah lebih keras ke seluruh tubuh, hingga bisa mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit, seperti gagal ginjal, stroke, dan gagal jantung.

Buat kamu yang memiliki tekanan darah di atas normal, tentu saja harus berupaya untuk menurunkan darah tinggi tersebut.

Bukan tanpa alasan, meskipun saat ini kamu merasa sehat, namun hal ini bertujuan agar terhindar dari bahaya darah tinggi yang bisa datang kapan saja. Lantas, bagaimana cara menurunkan tekanan darah tinggi?

Berikut ini beberapa cara jitu menurunkan tekanan darah tinggi. Simak dan cermati dengan seksama.

1. Pertahankan Berat Badan Ideal

Berat badan merupakan salah satu faktor penentu tekanan darah yang paling penting.

Korelasinya dibuktikan dalam sebuah penelitian kecil di Amerika pada tahun 2014.

Dimana hasilnya menunjukkan, bahwa seseorang yang mengalami kenaikan berat badan meski hanya 5% mengalami peningkatan pada tekanan darahnya dan peningkatan yang jauh lebih besar dialami oleh orang-orang yang memiliki lemak ekstra di perutnya.

Nah waspadalah bagi kamu yang memiliki perut buncit dan lingkar pinggang yang berlebih! Resiko mengidap tekanan darah tinggi akan jauh lebih besar jika tak segera menurunkan berat badan.

2. Olahraga Secara Teratur

Tips menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini sudah barang tentu wajib diterapkan.

Buang semua rasa malas untuk melakukannya, karena olahragasecara teratur dapat memberikan manfaat yang amat sangat luar biasa bagi tubuh.

Tidak hanya bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah saja, lebih dari itu kesehatan tubuh secara keseluruhan pun akan terjaga.

Bahkan hanya dengan berolahraga beberapa menit saja dalam sehari, terbukti dapat mampu menurunkan tekanan darah.

Jika ingin lebih maksimal dalam menurunkan tekanan darah yang tinggi, sediakan waktu khusus selama 40 menit untuk melakukan olahraga dengan intensitas tinggi atau berat yang benar-benar dapat membuat keringat bercucuran.

Seperti berlari jarak jauh beberapa kilometer atau latihan angkat berat di gym.

Namun perhatikan kondisi tubuh juga, jangan terlalu memaksakan.

Jika memang dirasa fisik kamu tidak terlalu kuat untuk menjalani olahraga dengan intensitas berat, dengan berjalan santai atau bersepeda disekitar lingkungan pun sudah cukup.

3. Batasi Asupan Garam

Membatasi asupan garam, karena faktanya kebanyakan orang yang memiliki tekanan darah tinggi, akibat dari terlalu berlebihan dalam mengonsumsi garam.

Oleh karena itu, penting untuk membatasi asupan garam dalam makanan sehari-hari.

Batas konsumsi garam yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI per orang per harinya yakni sebesar 5 gram (1 sendok teh).

Sebisa mungkin kurangi jajan atau membeli makanan diluar karena kita tidak tahu jumlah garam yang ditambahkan si penjual.

Masak sendiri dirumah dengan hanya menambahkan sedikit garam bisa jadi solusi bijak agar terhindar dari konsumsi garam berlebih.

Ingat, hanya dengan mengurangi asupan garam sebesar 10-20 % saja, terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

5. Meningkatkan Asupan yang Mengandung Probiotik

Orang-orang yang mengonsumsi yogurt dan makanan fermentasi lainnya yang kaya akan probiotik mengalami penurunan tekanan darah atas (sistolik) sebesar 3,6 mmHg dan tekanan darah bawah (diastolik) sebesar 2,4 mmHg.

Meskipun banyak ahli yang mengatakan bahwa efek probiotik terhadap tekanan darah cenderung rendah, namun jika rutin mengonsumsinya akan berpengaruh besar bagi kesehatan tubuh keseluruhan.

Jadi tak ada salahnya mencoba tips yang satu ini sebagai salah cara menurunkan tekanan darah tinggi kamu.

6. Mengukur Tekanan Darah Sendiri Di Rumah

Ya meskipun tindakan ini lebih afdol dilakukan oleh dokter dirumah sakit atau puskesmas, ada baiknya untuk memantau sendiri tekanan darah dirumah.

Karena tak jarang ada pasien yang grogi ketika mengunjungi dokter, dan membuat pembacaan yang dihasilkan jadi kurang akurat.

Untuk mengukur tekanan darah sendiri di rumah, kamu dapat membeli alat tensimeter konvensional atau digital yang dijual dipasaran.

Kemudian mintalah petunjuk dokter tentang cara penggunaannya, waktu yang tepat untuk mengukur dan perhitungannya.

Dengan rutin mengukur serta mencatat tekanan darah sendiri dirumah, kamu pun dapat leluasa mengetahui kondisi tekanan darah setiap harinya.

Apabila ada kenaikan segera berkonsultasi dengan dokter ya.

7. Berhentilah Merokok

Jika benar-benar ingin menurunkan tekanan darah tinggi, maka berhentilah untuk merokok.

Banyak orang terlebih yang sudah tua namun masih menjadi perokok aktif.

Buat kamu seorang perokok, ketahuilah fakta berikut tentang kandungan nikotin dalam tembakau merupakan penyebab meningkatnya tekanan darah bahkan sejak isapan pertama.

Ketika nikotin diserap oleh pembuluh-pembuluh darah di dalam paru-paru dan diedarkan ke seluruh tubuh oleh aliran darah, maka hanya dalam hitungan detik nikotin pun sudah mencapai otak

Seketika itu juga otak akan bereaksi dengan memberi sinyal pada kelenjar adrenal untuk melepas epinefrin.

Hormon ini akan bereaksi dengan menyempitkan pembuuh darah.

Nah penyempitan pembuluh darah di otak ini akan memacu jantung untuk bekerja lebih berat akibat tekanan yang lebih tinggi dan kemungkinan terburuknya akan menyebabkan serangan jantung mendadak, stroke, dan penyakit berbahaya lainnya.

8. Hindari Stres

Tips menurunkan tekanan darah tinggi selanjutnya yakni dengan menghindari stres.

Ketahuilah, bahwa stres dapat menyebabkan tekanan darah meningkat, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Jadi sebisa mungkin hindari stres, temukanlah sesuatu yang dapat membantu pikiran tenang dan rileks.

Seperti dengan melakukan meditasi, yoga, berlibur bersama pasangan atau keluarga, atau ‘bercanda ria’ bersama pasangan di ranjang.

Apa pun pilihannya terserah kamu, selama itu baik dan disukai.

Sebisa mungkin lakukanlah secara konsisten sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Stres hilang, hidup jauh lebih baik dan tekanan darah tinggi pun akan menurun.

9. Batasi atau Hindari Konsumsi Alkohol

Konsumsi makanan atau minuman yang menganddung alkohol apabila berlebihan dan menjadi kebiasaan jangka panjang, dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Selain itu, kalori dari alkohol juga dapat menyebabkan kegemukan.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa, kenaikan berat badan menjadi faktor pemicu hipertensi

Jadi, dengan membatasi apalagi menghindarinya berarti kamu sudah menerapkan salah satu cara menurunkan tekanan darah tinggi.

10. Perhatikan Intensitas Minum Kopi dalam Sehari

Minum beberapa cangkir kopi dalam sehari memang baik dan tidak memicu perubahan tekanan darah bagi kebanyakan orang.

Secara pribadi penulis pun berpendapat bahwa, kebiasaan minum kopi malah memberikan sejumlah manfaat yang baik untuk tubuh.

Namun yang perlu diperhatikan yaitu intensitasnya dalam sehari, jangan sampai terlalu banyak.

Dikhawatirkan, kebiasaan minum minuman berkafein tinggi seperti kopi yang berlebihan, malah akan menimbulkan efek negatif pada tubuh.

Jadi selama kamu mengonsumsi kopi dalam jumlah wajar seharinya, tidak perlu cemas.

Malah yang lebih patut diwaspadai yakni minuman-minuman berenergi, yang kini banyak dipasarkan, karena telah terbukti dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan irama jantung tidak teratur.

11. Habiskan Lebih Banyak Waktu di Luar Rumah

Tips menurunkan tekanan darah tinggi ini mungkin akan menyasar kamu yang lebih senang berdiam diri dirumah.

Tahukah kamu, kekurangan kadar vitamin D dalam tubuh akibat rendahnya konsumsi makanan yang kaya akan vitamin D atau kurang terkena paparan sinar matahari.

Telah dikaitkan dengan tekanan darah tinggi. Meskipun ada sebagian ahli yang masih belum yakin apakah keduanya memang benar-benar terkait.

Namun, ada alasan lain yang membuat harus menghabiskan lebih banyak waktu di luar rumah dan tidak melulu berdiam diri saja.

Pada sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa, ketika kulit terkena sinar matahari, reaksi kimia dalam tubuh menyebabkan pembuluh darah melebar dan tekanan darah menurun.

Selain itu juga, dalam sebuah penelitian di tahun 2010 telah dibuktikan bahwa, orang-orang yang sering menghabiskan waktu di alam seperti hiking atau naik gunung atau berjalan di hutan mengalami penurunan tekanan darah, denyut nadi, dan hormon stres yang lebih besar dibandingkan mereka yang terlalu sering berdiam diri di dalam rumah.

Jadi cobalah untuk lebih aktif di luar rumah, misalnya dengan menyisihkan waktu khusus di akhir pekan untuk pergi ke pantai, menikmati wisata outbond, pergi mendaki gunung, dan berbagai hal mengasyikkan lainnya.

12. Cukupi Kebutuhan Tidur

Seseorang yang memiliki gangguan tidur, mau tidak mau harus mengorbankan kualitas tidurnya.

Jika gangguan tidur atau kebiasaan begadang di malam hari ini tidak segera diatasi maka akan sangat mungkin beresiko tinggi terkena hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Ini karena seseorang yang kurang tidur atau yang sering begadang rentan stres dan cenderung akan makan berlebihan, sehingga berat badan pun akan bertambah dan berimbas pada meningkatnya tekanan darah.

Kaitan antara gangguan tidur dan meningkatnya tekanan darah pun telah dibuktikan dalam satu penelitian di tahun 2015 yang menjadikan penderita sleep apnesa sebagai objeknya.

Pada penelitian ini disimpulkan hasil bahwa, penderita sleep apnea ternyata memiliki tingkat tekanan darah yang tinggi akibat kualitas tidur yang buruk.

Ya intinya selama tidak ada hal yang terlalu penting untuk dilakukan usahakan jangan tidur terlalu larut.

Namun, apabila memang kebiasaan tidur malam itu karena penyakit atau gangguan tidur lainnya, segera hubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan atau treatment untuk mengatasinya.

Itulah tadi ulasan kami tentang berbagai cara jitu menurunkan darah tinggi.

Oh ya selain artikel ini. Baca juga artikel lain kami tentang Cara Membuat Ayam Kremes Laos/ Lengkuas.

Demikianlah artikel tentang cara jitu menurunkan darah tinggi. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih karena kesediaannya untuk membaca artikel yang kami buat.

Tentu masih banyak kekurangan karena keterbatasan kami baik itu berupa pengetahuan maupun yang lainnya. Sekian dari kami dan Terimakasih.