Di artikel saya yang kali ini akan membahas tentang Penyebab Penyakit Pada Tumbuhan . Pasti bagi para petani tidak mau kan jika tanaman anda gagal panen? Semua para petani tidak menginginkan itu terjadi.

Selain dengan perawatannya yang harus baik dan benar, mengetahui Penyebab Penyakit Pada Tumbuhan juga sangat penting untuk diperhatikan.

Mari langsung saja simak di bawah ini tentang gejala dan penanganan virus pada tumbuhan.

Penyebab Penyakit Pada tumbuhan

1. Penyakit Tumbuhan Yang Disebabkan bakteri

  • Penyakit Layu

Jenis penyakit layu ini biasanya menyerang tanaman nilam. Penyakit ini disebabkan oleh jenis bakteri Ralstonia solanacearum yang dapat menurunkan produksi nilam 60%.

Gejala awal yang timbul akibat serangan penyakit ini berupa salah satu daun pucuk layu dan diikuti dengan daun bagian bawah. Setelah terlihat gejala yang muncul lanjut dengan intensitas serangan di atas 50%, tanaman akan mati dalam waktu 7 hari.

  • Penyakit Hawar Daun Tanaman Padi

Penyakit ini biasanya menyerang tanaman padi. Tanaman ini menyerang pada bagian daun padi saja. Penyakit ini dapat disebabkan oleh bakteri yang bernama Xanthomonas oryzae.

Kerugian yang dapat ditimbulkan sangatlah nyata, penurunan produksi yang diakibatkannya dapat mencapai 50%. Serangan penyakit ini biasanya dimulai dengan muncul gejala bercak kuning sampai putih berawal terbentuknya garis lebam berair pada bagian tepi helaian daun.

Bercak pada awalnya dimulai dari salah satu atau kedua tepi helaia daun. Atau pada tiap bagian helaian daun yang telah rusak dan telah berkembang hingga menutupi seluruh bagian helaian daun.

  • Penyakit Layu pada Cabai

Penyebab layu pada cabai ini adalah Pseudomonas solanacearum. Serangannya ditandai dengan timbulnya gejala layu pada tanaman cabe yang mengalami kesembuhan pada waktu sore hari.

Tetapi lama kelamaan kelayuannya akan terjadi secara keseluruhan dan menetap. Bakteri ini menyerang hampir seluruh bagian tanaman cabai. Intensitas serangan yang ditimbulkan sangatlah bervariasi

  • Penyakit Busuk Akar Tanaman Anggrek

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh Bakteri pseudomonas (bakteri penyebab). Menyerang pada bagian akar tanaman anggrek grammatophyllum sehingga dapat mengakibatkan akar busuk.dikenal.

Jenis bakteri aerob atau bakteri yang dapat hidup dan menyebar dari melalui oksigen. Sehingga apabila menemukan tanaman anggrek yang akarnya sudah membusuk harus segera dibuang atau dibakar. Hal ini bertujuan agar tidak menyebar ke tanaman anggrek yang lain.

  • Hama Nematoda pada tanaman

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Nematoda rhadinaphelenchus cocophilus. Bakteri ini biasanya menyerang tanaman kelapa.

Gejala yang timbul kelapa yang terserang hama ini adalah daun baru yang akan membuka menjadi tergulung dan tumbuh tegak. Daun berubah menjadi kuning kemudian mongering, tandan pada bunga pun membusuk dan tidak membuka sehingga tidak menghasilkan buah.

Pengendaliannya cukup dengan meracuni pohon yang terserang dengan natrium arsenit dan setelah mati / kering segera dibongkar untuk menghilangkan sumber infeksi.

2. Penyakit Tanaman Disebabkan Jamur

  • Penyakit Antraknosa pada Tanaman Cabai

Penyebab dari penyakit ini adalah adannya cendawan yang bernama Colletotrichum capsici. Cendawan ini mampu menyerang bagian buah tanaman cabai.

Gejala awal yang dapat ditimbulkan dari serangan penyakit tanaman cabai ini adalah adanya bercak yang agak mengkilap, sedikit terbenam dan berair.

Dalam waktu yang cukup singkat maka buah akan berubah menjadi coklat kehitaman dan membusuk. Belum ada cara untuk mengembalikan buah yang terkena virus cendawan ini 100%.

  • Penyakit garis kuning pada daun

Penyebab dari penyakit ini adalah adanya cendawan yang bernama Fusarium oxysporum. Cendawan ini dapat menyerang bagian daun tanaman yang belum terbuka. Menyerang pada tanaman kelapa terutama bibit.

Gejala muncul pada serangan yang ditimbulkan adalah Infeksi penyakit sudah terjadi pada saat daun belum membuka. Setelah daun sudah membuka akan tampak adanya bulatan-bulatan oval berwarna kuning pucat mengelilingi warna coklat tempat konidiofora. Bagian-bagian tersebut kemudian akan mengering.

  • Penyakit batang dry basal rot

Penyebab dari penyakit ini adalah adanya cendawan yang bernama Ceratocyctis paradoxa. Cendawan dapat menyerang bagian buah pada tanaman. Menyerang juga pada tanaman kelapa – kelapan.

Gejala yang ditimbulkan akibat serangan yang bisa diamati yaitu tandan buah yang sedang berbunga mengalami pembusukan, pelepahnya mudah patah, tetapi daun tetap berwarna hijau untuk beberapa saat,

meskipun pada akhirnya akan membusuk dan mongering. Semua gejala tersebut sebenarnya disebabkan oleh terjadinya pembusukan pada bagian pangkal batang.

  • Penyakit busuk tandan (bunch rot)

Penyebab dari penykit ini adalah adanya cendawan yang bernama Marasmius palmivorus sharples. Tanaman ini juga dapat menyerang tanaman kelapa sawit.

Gejala serangan pada buah yang matang dan dapat menembus daging buah. Sehingga menurunkan kualitas pada minyak sawit. Pengendalian untuk pencegahan dapat dilakukan dengan cara melakukan penyerbukan buatan dan sanitasi kebun terutama saat musim hujan.

  • Penyakit Akar Putih

Penyebabnya adalah adanya cendawan yang bernaman Rigidoporus lignosus. Cendawan ini menyerang tanamann karet. Gejala yang dapat diamati adalah tanaman yang terserang warna daunnya menjadi pucat, ranting-ranting ujungnya mati, dan kadang-kadang tanaman muda yang teserang berbunga lebih awal.

Akar tanaman yang telah terserang terdapat hifa cendawan yang berwarna putih. Penularan penyakit akar putih ini biasanya terjadi melalui persinggungan antara akar karet dengan sisa-sisa akar tanaman lama.

3. Penyakit Tanaman Disebabkan Virus

  • Penyakit Virus Belang

Jenis penyakit virus belang biasanya menyerang pada tanaman kacang tanah. Kehilangan basil akibat serangan penyakit virus belang berkisar sekitar 10 -60% tergantung dari jenis kacang tanah.

Penyakit belang dapat disebabkan oleh virus yang diidentifikasi sebagai virus Belang Kacang Tanah atau Groundnut Mottle Virus.

Gejala yang dapat dijumpai di lapang adalah gejala belang berwama hijau tua dikelilingi daerah yang lebih terang atau hijau kekuning-kuningan.

Pada umumnya gejala awal yang muncul pada daun muda terluhat adanya bintik- bintik klorotik yang selanjutnya berkembang menjadi belang-belang melingkar. Terdapat pada lembaga biji tanaman sakit.

  • Penyakit Tungro

Jenis penykit ini biasanya menyerang pada padi tepatnya pada bagian daun padi. Intensitas pada serangan hanya bergantung pada tingkat ketahanan varietas padi dan umur tanaman pada saat terinfeksi.

Gejalanya yang muncul pada perubahan warna pada daun muda menjadi kuning oranye dimulai dari ujung daun, jumlah anakan berkurang, tanaman kerdil dan pertumbuhannya terhambat.

Gejala penyakit ini dapat tersebar secara mengelompok, hamparan tanaman padi terlihat seperti bergelombang karena adanya perbedaan tinggi tanaman antara tanaman sehat dan yang terinfeksi.

  • Penyakit Mozaik (Belang – Belang) jeruk

Penyebabnya dari penyakit ini adalah virus CVPD (Citru vein Phloem Degeneration). Yang diserang bagian batang, daun, dan buah. Gejalanya dari daun menguning dan belang-belang, tulang-tulang daunnya seperti jala. Virus ini menyerang pembuluh tapis jeruk, kuncup daun jeruk bewarna kuning.

  • Penyakit mozaik pada pada Tembakau

Virus yang biasa menyerang tanaman tembakau ini adalah bernama virus yang bernama TMV (Tobacco Mosaic Virus) biasanya menyerang daun tembakau dan juga dapat menyerang buah. Gejala yang dapat diamati adalah daun menguning.

  • Penyakit Bercak

Virus yang menyerang tanaman ini adalah virus TYMV (Turnip Yellow Mozaik Virus). Penyakit ini menyerang bagian daun tanaman lobak. Gejala yang bisa diamati adalah lobak menjadi berwarna kuning (menguning).

Sekian artikel yang dapat saya tulis ini tentang penyebab penyakit pada tumbuhan. Semoga bermanfaat terimakasih bagi anda yang sudah menyempatkan waktu untuk memnyimak artikel ini.

Mungkin anda juga berkenan untuk mempelajari tentang Pemberian Pakan Pedet yang Bagus Untuk Pertumbuhannya.