Di artikel saya yang kali ini akan membahas tentang rumput odot sebagai pakan ternak rumnisia. Rumput odot sendiri pastinya mempunyai kelebihan dan keunggulan.

Mari langsung saja kita bahas tentang penggunaan rumput odot sebagai pakan ternak di bawah ini.

Pakan Ternak Dengan Rumput Odot

Sebagai perternak, menyediakan pakan yang berkualitas merupakan hal terpenting.  Salah satu solusi pakan ternak hijauan yang dapat dikembangkan yaitu Rumput Odot.

Jenis rumput ini belum terlalu banyak masyarakat yang mengetahuinya. Padahal rumput ini mempunyai potensi yang sangat tinggi untuk pakan ternak seperti sapi, kambing, domba dll.

Rumput odot yang digunakan sebagai pakan ternak ini berbeda dari rumput Gajah(king grass) yang umumnya  ditanam dan dibudidayakan oleh para peternak sekarang ini.

Biasanya rumput gajah atau king grass tingginya mencapai sekitar 4,5 m. Sedangkan rumput odot hanya dapat mencapai sekitar 1 meter saja. Bentuk rumput odot sangat mirip dengan pandan yang daunnya rapat – rapat. Maka rumput odot sangat efisien dalam hal pemakaian lahan dalam penanaman.

Jika kita mempunyai tanah atau lahan 1 m/ persegi rumput gajah biasa hanya menghasilkan sekitar 29,5 kg/ha/tahun. Maka pencapaian jumlah rumput odot sebagai pakan ternak dapat mencapai sekitar 36kg/tahun.

Hampir semua bagian dari rumput odot dapat dimakan oleh sapi, sedangkan pada rumput gajah biasa hanya sekitar 60-70 % saja.

Berdasarkan hasil analisis, kandungan nutrisi rumput odot sebagai pakan ternak mempunyai nilai persentase yang cukup tinggi.

Oleh karena  itu rumput odot cocok untuk pakan ternak dalam pemeliharaan jangka panjang. Baik dengan hanya menggunakan pakan hijauan saja ataupun untuk penggemukan yang ditambah dengan pakan penguat seperti konsentrat.

Hasil dari penelitian dan bebeerapa uji coba tanam ternyata hasil produksi rumput Odot dapat mencapai lebih dari 60 ton per hektar.

Pada hasil panen pertama saat memasuki umur rumput odot sekitar 3-4 bulan, berikutnya bisa kita lihat setiap sekitar 50-60 hari. Rumput odot dapat disimpan hingga 3 hari tanpa adanya perlakuan yang khusus, dan masih dapat dimakan sapi dengan lahap.

Ciri-Ciri Rumput Odot :

  • Laju pertumbuhannya cepat sama seperti rumput gajah
  • Berumpun dan bertunas atau rhizoma
  • Rumput odot memiliki akar yang kuat dan cukup dalam
  • Daun dan batangnya halus tidak berbulu sedikitpun
  • Batang dari rumput ini lunak dan lembut sehingga sangat  mudah jika dimakan ternak. Tanpa perlu dicacah terlebih dahulu dan  ternak kita tentunya akan sangat lahap dalam memakannya
  • Mempunyai kadar air sekitar 80%. Sehingga ternak kita dapat terhindar dari dehidrasi.

Rumput Odot memiliki ciri yang berbeda dengan jenis Rumput yang lain. Tinggi maksimal hanya mencapai sekitar 1,5 – 2 meter saja.

Batangnya pendek meskipun hanya sampai waktunya berbunga. Jarak antar ruas hanya sekitar 2-4 cm. Oleh karena ruas batangnya sangat pendek, daun nya lebih banyak jika di bandingkan dengan Rumput Gajah.

Rumput odot dibudidayakan berupa stek atau potongan dan juga sobekan rumpun (pols) sebagai bibit. Bahan stek berasal dari batang yang sehat dan tua, dengan panjang stek 20 – 25 cm (2 – 3 ruas atau paling sedikit 2 buku atau mata).

Rumput odot membutuhkan sinar matahari penuh agar pertumbuhannya dapat maksimal. Jika ditaruh di tempat yang lumayan teduh pertumbuhannya akan agak terganggu sehingga jumlah anakan dan umur panennya bisa lebih lama.

Panen pertama rumput ini pada usia 60 – 70 hari. Selanjutnya dapat dipanen setiap 35 – 40 hari saat musim penghujan serta umur 40-50 hari saat musim kemarau. Rumput odot dapat disimpan hingga 3 hari tanpa perlakuan khusus.

Cara Penanaman Rumput Odot Sebagai Pakan Ternak

  • Bersihkan lahan yang sudah kita siapkan dan akan ditanami rumput dari tanaman yang mengganggu perkembangan rumput odot seperti gulma dan semak belukar.
  • Buat gundukan tanah dan tinggi dengan lebar 60-80 cm dengan tinggi 20 cm
  • Selanjutnya tanam bibit rumput yang berupa stek minimal 3 ruas dan2 ruas ditanam dalam tanah pada tengah guludan
  • Jarak tanam per barisan mencapai 75 cm. Jarak untuk penanaman antar barisan sekitar 75- 150 cm. Pada kondisi tanah yang cukup subur dengan hara yang cukup rumput ini dapat mempunyai anakan 60 batang dalam satu rumpun. Sehingga dengan jarak tersebut akan dapat saling berhimpitan .

Cara Pemupukan Rumput odot

  • Untuk pemupukan dasar, berikan dan campur dengan pupuk kandang dengan jumlah sekitar 3 ton/ha
  • Untuk mempercepat pertumbuhannya lakukanlah pemupukan pada saat berumur 15 hari sesudah tanam dengan pupuk kimia majemuk (NPK) sebanyak 60 kg per Ha
  • Menggunakan urine Kambing fermentasi juga dapat digunakan sebagai pupuk cair untuk pemupukan dengan cara disemprot ke tanaman. Dosis mencapai 400-500 ml (2 cup gelas air mineral) dicampur dengan 14 liter air (1 tangki Hand Sprayer). Penyemprotan dilakukan dalam 1 minggu sesudah panen dan 3 minggu setelah panen tiba.

Cara Memanen Rumput Odot

  • Saat penanaman pertama kali rumput odot dapat dipanen pada umur 60-70 hari
  • Ciri – ciri rumput yang sudah siap dipanen adalah adanya ruas pada batang yg telah berukuran minimal 15 cm
  • Usia panen pada musim penghujan 35-40 hari. Usia panen pada musim kemarau 40-50 hari
  • Jika ingin pada musim kemarau tetap panen optimal lakukan pengarian
  • Gunakan sabit yg tajam untuk memotong rumput
  • Potong pendek sejajar dengan tanah menurut pengalaman kami jika pemotongannya tinggi batang akan lebih kecil dan jika terkena hujan terus menerus akan busuk dan mati.
  • Untuk pemanenan pertama kali sebaiknya dipanen lebih dari 60 hari atau ditunggu sampai ukuran batang yang ada ruasnya 30-40 cm. Jika pemanenan rumput dilakukan pada waktu yang masih muda maka hasil panennya akan berbeda dengan yang dipanen pertama setelah tua.
  • Jumlah anakan dalam satu rumpun setelah pemanenan 2 dan seterusnya minimal 40 batang dengan potensi produksi bisa mencapai 15 kg per rumpun pada kondisi hara yang baik.

Keunggulan Yang Dimiliki Rumput Odot:

  1. Cepat bersemi (2-5 hari dapat langsung bersemi setelah panen).
  2. Pertumbuhan cepat.
  3. Tidak gatal jika disentuh.
  4. Daun lemas dan batangnya agak lunak.
  5. Palatabilitas tinggi.
  6. Batang lunak sehingga mudah dimakan ternak.
  7. Mempunyai struktur serat yang kurang kuat pada dinding sel sehingga banyak terdapat karbohidrat mudah tercerna.
  8. Hampir semua bagian tanaman dapat dikonsumsi ternak (kecuali akar).

Untuk para peternak sapi potong pastinya banyak hal yang harus dipelajari untuk menunjang kesuksesan usaha ternaknya. Salah satu ilmu yang wajib dipelajari para peternak adalah mengenai pemberan pakan ternak. Pakan ternak disini adalah khusus pakan ternak alami yang berupa pakan hijauan.

Penting bagi peternak handal untuk mengetahui jenis pakan hijauan ternak serta nutrisi yang terkandung didalam pakan tersebut.

Selain itu, cara pemberian pakan hijauan agar dapat meningkatkan pertumbuhan hewan ternak juga wajib untuk dipelajari. Sehingga peternak mampu memilih dan memilah pakan hijauan yang tepat untuk pakan ternakannya.

Sekian artikel yang dapat saya tulis tentang rumput odot sebagai pakan. Semoga bermanfaat. Mungkin anda juga tertarik untuk mempelajari tentang Manfaat Rumput Odot Untuk Kambing dan Kandungan Kandungannya.