Beras merah merupakan beras yang tidak melalui proses penggilingan dan hanya pengelupasan kulit ari. Perlu anda ketahui Beras merah memiliki zat atau mempunyai kandungan nutrisi luar biasa, tetapi selain manfaatnya yang beragam terdapat bahaya beras merah yang dikhawatirkan.

Jenis beras ini bisa berwarna merah dan bisa juga berwarna cenderung kecoklatan.Penyebab bedanya warna merah dan putih pada beras adalah karena adanya kandungan zat antosianin yang ada di dalamnya.

Kandungan zat warna alaminya memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Beras merah ini dianggap lebih unggul kualitasnya dibanding beras putih. Sedangkan beras merah dan beras hitam sama-sama memiliki kandungan lemak yang rendah.

Maka dari itu salah satu manfaat beras merah bagi kesehatan tubuh yang sudah banyak diketahui adalah manfaatnya untuk program diet. Beras merah juga termasuk  dalam jenis makanan pokok yang mengandung karbohidrat di dalamnya.

Proses Pembuatan Beras Merah

Beras merah diproses dari padi yang dipanen dan kemudian dikeringkan untuk menghilangkan kadar airnya sampai mencapai minimal 14 % dan diproses pecah kulit saja atau masih tersisa kulit arinya. Beras merah memiliki rasa yang unik dan bergizi tinggi.

Di lapangan beras merah kadang diartikan seperti gulma karena tumbuh berbeda  diantara  di pertanaman padi biasa pada umumnya. Beras Merah unggul mempunyai rasa yang komplek dan tekstur yang lembut serta warna merah yang indah.

Beras merah juga tidak mengandung gluten dan membuatnya menjadi pengganti yang sangat baik untuk beras putih.

Padi merah ini mempunyai harga yang lebih tinggi di pasaran dikarenakan kualitas kandungan nutrisi dan pengolahan pasca panennya yang lebih berat dari proses menghasilkan beras putih. Di berbagai toko modern, beras merah banyak dikemas secara eksklusif untuk konsumennya.

Dengan semakin banyakya masyarakat yang sadar akan pentingnya kesehatan, penjualan beras merah diperkirakan akan terus meningkat sepanjang waktu.

Bahaya Beras Merah Atau Efek Samping Beras Merah

bahaya beras merah

1. Gangguan Pencernaan Lambung

Efek samping beras merah atau bahaya beras merah yang pertama adalah gangguan pencernaan. Beras merah mengandung asam fiktat dan senyawa lektin yang jika dikonsumsi secara berlebihan.

Setiap hari dan jangka panjang maka akan muncul efek samping beras merah berupa gangguan penyerapan zat zat mineral dalam tubuh.

Asam fiktat dan lektin dapat mempersulit protein untuk dicerna oleh tubuh sehingga mengganggu kinerja sistem pencernaan termasuk gangguan pencernaan lambung pada manusia yang diawali dengan adanya luka dan peradangan.

2. Gangguan Mental

Beras merah juga mengandung zat Leaky gut syndrome yang dapat membuat jaringan usus rusak dan mengganggu kelancaran aliran darah  sehingga memudahkan bakteri atau mikroba lain untuk mengurai dan meningkatkan resiko gangguan pada tubuh.

Dan juga mengakibatkan gangguan pada  saraf , Pembuluh darah serta jaringan otak yang mengacu pada kelainan mental. Oleh karena itu, mengkonsumsi beras merah secara bijak dan tidak setiap hari merupakan solusi tepat.

Agar dapat terhindar dari efek samping beras merah yang dapat mengganggu kesehatan jaringan pencernaan.

3. Reaksi Alergi

Beras merah yang tidak dicuci bersih dapat menimbulkan efek samping beras merah dalam bentuk reaksi alergi. Kondisi mudah terjadi pada siapa saja  karena beras merah bisa saja telah terkontiminasi oleh kotoran dan urine dari beberapa hewan.

Misalnya tikus, Cecurut, Kecoa, Lipan dan sebagainya.Dimana kotorannya mengandung bakteri atau virus yang beresiko mengganggu jaringan dalam bentuk reaksi alergi.  Salah satu ciri ciri alergi yang perlu di waspadai adalah Misalnya ruam kemerahan yang gatal.

4. Badan Kurus

Beras merah rendah kalori, Rendah lemak  dan memiliki karbohidrat yang huruk tetapi mampu menekan rasa lapar lebih lama sehingga menyebabkan seseorang kehilangan selera untuk makan makanan jenis lain yang lebih bergizi.

Jika dikonsumsi berkepanjangan tanpa di imbangi gizi yang seimbang, dapat menyebabkan tubuh kekurangan gizi dan menyebabkan munculnya efek samping beras merah berupa berat badan yang terus menurun.

Dari pada beras putih ternyata Komposisi didalam beras merah dapat cepat rusak dan tidak mampu bertahan dengan kualitas terbaiknya terhadap serangan iklim yang berubah ubah.

Kondisi tersebut dapat mengurangi kadar gizi yang menurun dan akan membuat tubuh mudah lemas dan kurus.

5. Mengandung Timbal, Arsenik, dan Kadmium

Beras merah dapat mengandung zat zat berbahaya seperti  Timbal, Arsenik atau kadmium saat penyimpananya berhubungan langsung dengan kondisi kurang baik.

Berada pada tingkat udara yang penuh dengan radikal bebas dan kelembaban ruangan yang berubah ubah. Dampak keracunan timbal pada kesehatan tubuh manusia sama dengan zat arsenik atau kadmium yang ada pada kepulan asap rokok dan asap hitam kendaraan.

Beras merah juga mengandung asam fiktat dan lektin yang mampu mengikat vitamin dan minerah seperti seng, tembaga, magnesium, niasin, serta kalsium sehingga lebih susah untuk dicerna oleh tubuh.

Selain itu, beras merah juga dapat menghambat enzim pepsin yang berfungsi memecah protein menjadi pepson sehingga dapat menggangu jaringan pencernaan.

Simak juga artikel cara mengetahui madu asli dan palsu.

Terima Kasih.